Hidayatullah.com–Otoritas kehidupan alam liar di Uganda menerapkan protokol ketat guna melindungi hewan langka simpanse dari Covid-19.
Beberapa tahun silam ditemukan di sebuah taman nasional di Pantai Gading bahwa simpanse liar dapat terjangkit coronavirus yang menghinggapi tubuh manusia sebab mereka memiliki DNA sama sekitar 98% dengan manusia.
Nelson Bukamba, seorang dokter hewan di Taman Nasional Kibale di Uganda, mengatakan dalam program Newsday BBC Rabu (11/11/2020) bahwa staf yang akan pergi ke hutan harus mengenakan pakaian bersih, mendisinfeksi sepatu mereka.
Pengunjung taman nasional juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Bukamba menjelaskan, siapapun yang akan memasuki lokasi penelitian di mana terdapat simpanse, maka dia wajib menjalani karantina 14 hari. Semua orang yang masuk hutan diperiksa suhu tubuhnya di pagi hari.
Simpanse senantiasa dipantau kondisinya oleh petugas dengan rutin memeriksa tinja dan air kencing mereka apakah ada jejak coronavirus.*




