Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Austria Tangkap 30 Anggota Hamas, Ikhwanul Muslimin dan Kelompok Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 November 2020 22:50 10:50 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 November 2020 22:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Polisi Austria menangkap 30 orang yang dituduh sebagai “Islam radikal” sebagai bagian dari “perang terhadap Islamisme”, lapor the Times.  Orang-orang itu ditangkap selama penggerebekan sebelum fajar, yang secara kolektif disebut ‘Operasi Luxor’, dilakukan oleh hampir 1.000 petugas kepolisian, termasuk pasukan khusus, personel anti-terorisme dan anjing pelacak lapor Middle East Monitor (MEE) pada Selasa (10/11/2020).

Penggerebekan tersebut, yang dilakukan secara serentak pada jam 5 pagi, difokuskan pada cabang-cabang Hamas Austria, kelompok Palestina, dan Ikhwanul Muslimin. Lebih dari 70 individu saat ini sedang diselidiki, menurut the Times, meskipun hanya 30 orang yang ditangkap selama penggerebekan fajar.

Polisi juga menyita telepon genggam, dokumen, komputer dan uang tunai dalam jumlah besar, tetapi tidak ada senjata atau bahan peledak, kata laporan itu. Dengan dalih melacak aliran uang, rekening bank dan aset keuangan milik 30 tahanan telah dibekukan, kata jaksa penuntut di Graz.

Operasi itu digelar setelah empat orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam serangan teror ISIS di Vienna pusat pada 2 November. Meskipun ‘Operasi Luxor’  direncanakan akan dilakukan sebelum serangan pekan lalu, tindakan keras tersebut telah dilihat sebagai bagian dari “perang melawan Islamisme” Austria, yang diserukan oleh  Kanselir Sebastian Kurz setelah serangan Vienna.

Kurz, pada saat itu, mengatakan kepada surat kabar Jerman Die Welt: “Ekstremisme Islamis ingin memecah belah masyarakat kita. Kebencian ini tidak boleh diberi ruang. Musuhnya adalah ekstremis dan teroris, bukan imigran. Harus tidak ada toleransi terhadap intoleransi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara itu telah menutup dua masjid di ibu kota yang diyakini oleh pihak berwenang sebagai tempat yang sering dikunjungi tersangka, Kujtim Fejzulai, dan menangkap dua tersangka rekannya.  Kanselir Austria diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Paris kemarin untuk bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pasangan itu berusaha membangun front Eropa untuk melawan politik Islam.

Pasangan ini juga akan bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen untuk membahas upaya pemberantasan terorisme kelompok radikal di benua itu,” kata Kurz.

“Ancaman dari teror Islamis mempengaruhi kita semua di Eropa, seperti yang kita lihat baru-baru ini melalui serangan di Prancis dan di banyak negara Eropa lainnya di masa lalu,” katanya lagi. “Kita harus tanpa belas kasihan mengejar baik ancaman Islamis terhadap keselamatan publik dan ideologi yang ada di belakang mereka,” tambah dia.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustriaHAMASIkhwanul Mulimin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Begini Cara Uganda Lindungi Simpanse dari Covid-19
Tulisan selanjutnya Jutawan Zimbabwe akan Dimakamkan Bersama Tumpukan Dolar, Keluarga Teman Wanitanya Minta Sumbangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?