Hidayatullah.com—Amerika Serikat berjibaku menghadapi jumlah kasus infeksi coronavirus yang terus bertambah dan kematian yang semakin banyak, menembus angka 250.000 pada hari Rabu (18/11/2020).
Associated Press melaporkan bahwa ada tambahan 77.000 orang dirawat di rumah sakit di negara kaya itu yang dirawat karena menderita Covid-19. Bangsal-bangsal darurat untuk merawat pasien coronavirus didirikan di mana-mana, termasuk di lapangan parkir di sebuah rumah sakit di Reno, negara bagian Nevada, sementara staf medis kewalahan dengan membludaknya pasien.
“Kami tertekan, patah semangat dan kelelahan sampai ke tulang,” kata Alison Johnson, direktur perawatan kritis di Johnson City Medical Center di Tennessee, kepada Associated Press.
Di negara bagian Idaho, para dokter memperingatkan bahwa rumah sakit di negara bagian itu kemungkinan terpaksa melakukan rasionalisasi perawatan.
“Tidak pernah sepanjang karir saya, dalam pikiran kami terlintas bahwa kami di Amerika Serikat akan mempertimbangkan ide rasionalisasi perawatan,” kata Dr Jim Souza, kepala staf medis di St Luke’s Health System.*