Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Anglikan Australia Dapat 1.115 Pengaduan Pencabulan Terhadap Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2017 06:57 6:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2017 22:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 1.100 kasus pencabulan anak telah dilaporkan ke Gereja Anglikan Australia, kata sebuah komisi pemerintah.

Tuduhan-tuduhan itu, yang terjadi mulai tahun 1980 sampai 2015, merupakan kasus yang melibatkan 569 tokoh gereja, termasuk 247 di antaranya adalah rohaniwan yang ditahbis.

Gereja Anglikan mengakui pihaknya berusaha membungkam korban demi menjaga reputasinya, lapor BBC Jumat (17/3/2017).

Uskup Agung Melbourne Philip Freier mengatakan dirinya “sangat malu sekali” atas respon gereja terhadap masalah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya ingin mengungkapkan perasaan malu dan penderitaan saya melihat bagaimana suara-suara korban sering kali dibungkam dan nyata sekali kepentingan gereja lebih diutamakan,” kata Freier.

Uskup Newcastle Greg Thompson, yang juga pernah menjadi korban pencabulan, tahun lalu mengatakan kepada komisi bahwa dia mendapat tekanan agar tidak lagi membicarakan masalah pencabulan anak.

Thompson berhenti menjadi uskup hari Kamis kemarin, dan mengatakan tekanan yang diterimanya telah merenggut kesehatannya.

Bulan lalu, lebih dari 4.400 orang mengaku telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh gereja Katolik di Australia dalam kurun 35 tahun yang sama.

Hasil temuan dari penyelidikan terhadap Gereja Anglikan Australia antara lain:

  • Keseluruhan ada 1.115 pengaduan yang dibuat oleh 1.082 orang.
  • Rata-rata usia korban adalah 11 tahun, dan 75% merupakan anak laki-laki.
  • Rata-rata kasus pencabulan itu baru dilaporkan setelah 29 tahun berlalu.
  • Pengaduan dibuat terhadap 569 pelaku yang disebutkan namanya dan 133 pelaku yang tidak disebutkan namanya. Sebagian dari nama itu kemungkinan tumpang-tindih.
  • Dari 84 tersangka pelaku yang dilaporkan ke kepolisian, 4 sudah diproses di pengadilan, sementara 23 lainnya masih dalam penyelidikan.
  • Semua, kecuali satu, dari 23 keuskupan Anglikan yang ada di Australia sedikitnya menerima satu pengaduan.

Royal Commission into Institutional Responses to Child Sex Abuse juga sedang menyelidiki tuduhan serupa terhadap institusi agama atau non-agama lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Hasyim Muzadi Sempat akan Sampaikan Nasihat Keumatan Bareng Sahabatnya Din
Tulisan selanjutnya Umrah arab Saudi Tidak untuk Jamaah Umrah, Aturan Deposit Rp 25 Juta Saat Bikin Paspor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?