Hidayatullah.com—Daftar negara yang berhasil mencegah Covid-19 ke dalam wilayahnya kini berkurang satu, setelah Samoa mencatat adanya tes positif coronavirus pertama.
Dalam pidato nasional yang disiarkan di televisi dan radio di seluruh penjuru Samoa, PM Tuilaepa Sailele Malielegaoi mengumumkan bahwa seorang pelaut, yang baru kembali dari New Zealand dengan menumpang pesawat rombongan repatriasi, telah dites positif Covid-19 dan sekarang ditempatkan di sebuah fasilitas karantina di ibukota Apia. Dia kemudian dipindah ke bangsal isolasi di rumah sakit Tupua Tamasese Motootua.
“Kita sekarang memiliki satu kasus, dan [Samoa] akan dicantumkan dalam daftar negara yang terjangkit coronavirus,” kata PM Malielegaoi seperti dilansir The Guardian Rabu (18/11/2020).
Tujuh belas pelaut Samoa, yang terkatung-katung di pelabuhan-pelabuhan luar negeri, tiba Jumat malam dan dikarantina bersama hampir 300 orang lain penumpang penerbangan repatriasi.
“Setelah empat hari dalam karantina tes dilakukan… seorang pelaut [dites positif] dan dia langsung diisolasi,” kata PM Samoa itu dalam pidatonya.
Dia meminta agar rakyat tidak panik dan tetap tenang, serta mengimbau agar mereka mengenakan masker dan rajin mencuci tangan.
Setelah ada yang dinyatakan positif coronavirus, petugas bergerak melakukan pelacakan orang yang kontak erat dengan pelaut tersebut.
Samoa baru-baru ini saja memiliki mesin PCR tes coronavirus, sebelumnya sampel dikirim ke negara tetangga Australia atau New Zealand untuk diperiksa.
Kawasan Pasifik merupakan daerah di muka Bumi ini yang paling minim terpapar coronavirus. Negara kepulauan kecil dan teritori di Samudera Pasifik seperti Kiribati, Micronesia, Nauru, Palau, Tonga, Tuvalu, Cook Islands, Niue, Tokelau, Pulau Norfolk dan Pulau Pitcairn diyakini masih bebas dari coronavirus penyebab Covid-19.*