Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

UEA Mengaku ‘Tidak Memiliki Masalah’ dengan Produk ‘Israel’ dari Wilayah Penjajahan Tepi Barat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Desember 2020 13:57 1:57 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Desember 2020 13:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Kamar Dagang dan Industri Dubai, Hamad Buamim, mengatakan pekan ini bahwa UEA tidak memiliki masalah dalam mengimpor produk ‘Israel’. UEA juga mengatakan hal itu, bahkan jika barang itu diproduksi di wilayah pendudukan Tepi Barat, lapor The New Arab.

Buamim mengklaim bahwa memperdagangkan produk ‘Israel’, di mana pun produk itu diproduksi, akan membantu meningkatkan ekonomi Palestina dengan mempekerjakan pekerja lokal di pabrik-pabrik ‘Israel’, meskipun berada di tanah yang diduduki. “Kami adalah pasar terbuka dalam segala hal, dan itu berarti semakin luas perdagangannya dan semakin mampu membantu berbagai populasi di wilayah tersebut, semakin baik,” kata Buamim kepada outlet Israel Globes dalam bahasa Ibrani, sebagaimana dikuti The Israel Times.

Dalam wawancara dengan surat kabar berbahasa Ibrani Globes, Buamim mengatakan UEA tidak akan “membuat perbedaan” dalam impor dari “Israel”. Terlepas dari apakah mereka berasal dari ‘Israel’ atau wilayah pendudukan Palestina dan Dataran Tinggi Golan Suriah.

Kedua wilayah ini dianggap tanah yang diduduki menurut hukum internasional.  Media tersebut mengutip komentar Buamim bahwa proyek perdagangan dengan ‘Israel’ bermaksud untuk berkontribusi pada pengembangan seluruh wilayah, “terutama wilayah di bawah kendali Otoritas Palestina”.

“Keuntungan dari perjanjian (normalisasi) saat ini dan yang akan datang untuk Palestina sangat besar, dan mereka memiliki potensi untuk membuat perubahan yang diperlukan di daerah itu,” kata Buamim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perusahaan-perusahaan ‘Israel’ mendapatkan kesepakatan bisnis yang menguntungkan dengan UEA setelah kedua negara melakukan hubungan normal pada bulan September.  Kesepakatan termasuk satu perusahaan yang diduga akan mengimpor produk makanan yang dibuat di Tepi Barat yang diduduki.

‘Israel’ secara ilegal menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang dengan negara-negara tetangga Arab pada tahun 1967. ‘Israel’ juga telah mencaplok Yerusalem Timur.

Ribuan rumah pemukiman ‘Israel’ telah dibangun di Tepi Barat yang diduduki, yang digolongkan ilegal menurut hukum internasional dan dipandang sebagai penghalang utama bagi perdamaian.

Tentara ‘Israel’ mengoperasikan pos pemeriksaan di Tepi Barat yang sangat membatasi kebebasan bergerak Palestina, terutama di daerah di mana terdapat pemukiman. Warga Palestina secara luas mengutuk komentar tersebut, dengan mengatakan langkah tersebut akan semakin memperkuat pendudukan ‘Israel’ di Tepi Barat dan meningkatkan penderitaan Palestina.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imporisraelproduk IsraelTepi BaratUEADwiyalah jajahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jenazah covid Corona di Indonesia Melampaui Angka 605.000
Tulisan selanjutnya Pengungsi Rohingya di Bangladesh Menghadapi Krisis Kesehatan Mental yang Akut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?