Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Menumbuhkan Jiwa Saudagar

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 15 Januari 2021 10:53 10:53 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 15 Januari 2021 10:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SERING kita disuguhi data statistik tentang kesenjangan ekonomi dan luluhnya perekonomian umat Islam. Menghadapi realitas yang demikian, tidaklah cukup hanya mengandalkan pemerintah untuk mendorong laju perekonomian. Meski tidak selamanya pula kita bersikap demikian. Tapi setidaknya stimulus kemudahan untuk memacu tumbuhnya perekonomian rakyat sangat dinantikan.

Lantas siapa yang harus bergerak memulainnya.

Memulainya dari yang sederhana pula. Umat Islam atau rakyat harus berani mengambil alih pergerakan perekonomian dengan menumbuhkan jiwa saudagar terlebih dahulu. Sikap konsumerisme ditahan dan menjadikan perubahan sikap produktif secara ekonomi, perlu ditumbuhkembangkan.

Karenanya, jika kita menengok pergerakan ekonomi umat Islam jaman  Nabi pun dimulai dengan penumbuhan jiwa saudagar. Dalam sirah dinyatakan ada Sahabat diminta untuk  membeli parang dan kemudian segera bekerja dengan parangnya. Walhasil, Sahabat itu pun menjadi mandiri perekonomian keluarganya.

Kekhasan sirah Sahabat lainnya juga ada sebagai ibrah kita. Yaitu hadirnya Abdurrahman bin ‘Auf  di Madinah. Ia hanya minta untuk ditunjukkan mana pasar. Karena pasar  adalah pusat perputaran ekonomi rakyat. Dan jadilah dikemudian hari ia sebagai saudagar teladan.

Baca Juga

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah

Tentu hari ini, umat Islam tidak bisa hanya berpangku tangan hanya mengandalkan sebagai pegawai negeri atau karyawan swasta. Marilah kita sadari sedari awal bahwa menjadi saudagar itu sebagai pilihan. Mengapa demikian?

Karena harapannya bila menjadi saudagar, maka perputaran ekonomi dan penguasaan sumber-sumber produksi ada di tangan umat. Kemakmuran dan kesejahteraan menjadi perhatian kita semua.

Dan akan beda jika sumber-sumber ekonomi dan sumber-sumber produktif ekonomi dikuasai pihak lain. Sementara kita hanya berpangku tangan dan sebagai karyawan saja. Maka yang terjadi adalah ketidakberdayaan ekonomi umat.

Buku ini setidaknya memberikan gambaran sekaligus langkah-langkah konkrit untuk keluar dari keterpurukan tata kelola perekonomian. Disajikan dengan bahasa yang sederhana, harapannya bisa dipahami kemudian untuk  dikerjakan sebagai pengurai kebuntuhan ekonomi yang ada.

Penulis buku ini juga pelaku entrepreneur yang memulainya dari hal yang kecil dan sederhana tapi kemudian mampu memecah kebuntuhan sumber produktif itu.  Kini ia bisa bersaing dan bermitra dengan para pengusaha lainnya. Mampu menerobos kebuntuhan sumber-sumber produktif .

Dalam buku ini, Asih tak luput memberikan bekal kepada pembacanya sebagai tips untuk bisa mengembangkan jiwa enterpreneurship. Bahkan di awal kajian bekal mengembangkan jiwa entrepreneurship menyisipkan sepuluh akhlak  pengusaha Muslim saat memulai bisnis. Dan ditambahkan pula motivasinya bahwa setiap Muslim harus kaya. Karena kekayaannya itu bisa memutar dana produktif  umat seperti zakat, wakaf, infaq dan shadaqah untuk mendorong memacu perekonomian umat dan daerah setempat. Sehingga sikap ketergantuangan itu bisa cepat berubah menjadi sikap keberuntungan dan kesejahteraan serta kemakmuran umat untuk bisa mendorong kebangkitan peradaban.*Akbar Muzakki, Suara Hidayatullah

Judul Buku          : Sprektrum Ekonomi & Bisnis Kita

Penulis                : Asih Subagyo

Penerbit              : Lentera Optima Pustaka

Tahun terbit       : November 2018

Tebal buku         : 316 hal

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuPustakasaudagar ekonomi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan Terbaru: China Mungkin Melakukan ‘Genosida’ terhadap Muslim Xinjiang
Tulisan selanjutnya Islamisasi Politik, Bukan Politisasi Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027

7 April 2026 08:24
ArtikelPustaka

Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

5 April 2026 17:01
Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?