Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghanistan Terima 500.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2021 17:48 5:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2021 17:48
Bagikan
vaksin-covid-19-gaza
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Afghanistan hari Ahad (7/2/2021) menerima 500.000 dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AztraZeneca dan Universitas Oxford dari India

Kiriman itu merupakan vaksin pertama yang tiba di Afghanistan dan masih harus menunggu izin darurat penggunaannya dari World Health Organisation (WHO) sebelum disuntikkan kepada warga.

Reuters melaporkan bahwa Ghulam Dastagir Nazari, kepala program imunisasi di Kementerian Kesehatan, mengatakan vaksin akan disimpan di Kabul sampai izin penggunaannya diterima, yang diharapkan akan keluar dalam sepekan.

Vaksin itu disediakan oleh Serum Institute of India (SII), yang memproduksi vaksin pengembangan AstraZenecca/Oxford University itu untuk negara-negara berpendapatan menengah ke bawah.

“Proses sertifikasi WHO sedang dilakukan dan diharapkan akan selesai dalam waktu sepekan dan kemudian kami akan melakukan proses vaksinasi di semua 34 provinsi,” kata Nazari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, anggota pasukan keamanan, guru, pegawai pemerintah.

Nazari juga mengatakan bahwa China berencana mengirimkan 200.000 vaksin.

Aparat kesehatan Afghanistan juga mengatakan bahwa program pengadaan vaksin internasional COVAX akan menyediakan vaksin yang cukup untuk mengimunisasi 20% dari 38 juta jiwa populasi negaranya.

Kementerian Kesehatan melaporkan di Afghanistan sejauh ini tercatat 55.335 kasus infeksi Covid-19 dengan 2.410 kematian.

Seorang pejabat regional WHO kepada Reuters pekan ini mengatakan bahwa mereka sedang mencari lokasi tempat produksi vaksin AstraZeneca dan berharap izin darurat penggunaannya akan keluar dalam beberapa pekan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAstraZenecacoronaviruscovid-19Indiavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Olshopku Berkah setelah Keluar dari Riba
Tulisan selanjutnya Dengan Bahasa Melayu, Ulama Kita Menyatukan Nusantara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?