Hidayatullah.com—Perdana menteri Inggris sepertinya tidak ingin menampakkan kesia-siaan pengiriman pasukan negaranya ke Afghanistan, dengan mengatakan dihadapan prajuritnya bahwa penarikan pulang tentara Inggris bukan akibat kegagalan, melainkan keberhasilan.
David Cameron mengatakan, jumlah serangan teroris di Afghanistan telah berkurang.
Hal itu dikatakan Cameron saat melakukan kunjungan sebelum Natal ke Provinsi Helmand, menyusul pengumuman rencana penarikan lebih banyak lagi prajurit Inggris.
“Setelah 2014 tidak akan ada lagi pasukan Inggris dengan jumlah seperti sekarang ini. Tidak akan ada sama sekali pasukan tempur Dan kta bisa melakukan pengurangan pasukan dari 9.000 secara bertahap dari sekarang hingga akhir 2014,” kata perdana menteri Inggris tersebut, dikutip Euronews Jumat (21/2/2012).
Sebelum Natal ini Inggris menarik 500 personel militernya dan menyisakan 9.000 orang di Afghanistan. Tahun depan, penarikan pasukan akan memangkas jumlahnya hingga 5.200 orang.
Seperti halnya Amerika Serikat, setelah tahun 2014 Inggris menempatkan pasukannya di Afghanistan dalam kerangka kerjasama keamanan untuk melatih tentara dan polisi Inggris.
Kunjungan PM Cameron ke Afghanistan menjelang Natal merupakan tradisi tahunan dengan tujuan meningkatkan semangat para prajurit Inggris.*