Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Separuh Anak di Israel Mendapat Siksaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 November 2013 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2013 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah hasil penelitian oleh Dewan Nasional Anak di Israel mengungkap bahwa tingkat penyiksaan terhadap anak-anak di wilayah Israel lebih tinggi dari perkiraan selama ini.

Penelitian bekerjasama dengan Universitas Haifa itu dilakukan selama 3 tahun. Hasilnya menunjukkan, 48,5% anak-anak (hampir separuh dari kalangan Yahudi dan Arab) mengalami penyiksaan dalam berbagai bentuk, seperti fisik, mental, emosi dan seksual. Termasuk berupa penelantaran dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dilansir Saudi Gazette (14/11/2013), Radio Israel melaporkan penelitian semacam itu merupakan yang pertama di Israel dengan sampel besar langsung dari kesaksian anak-anak yang mengalami penyiksaan.

Data diambil dari anak-anak kelompok usia 12, 14 dan 16 tahun atau kelas 6, 8 dan 10 baik dari kalangan Yahudi maupun Arab. Total jumlah anak yang ditanyai 8.239 anak Yahudi dan 2.274 anak Arab.

Namun, anak-anak yang mendapatkan pendidikan di Yeshiva (lembaga pendidikan khusus agama Yahudi, semacam seminari) tidak ikut diteliti. Baik dari Yeshiva yang dikelola pemerintah maupun Yeshiva milik Yahudi Ultra-Orthodoks.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anak-anak yang mengaku mendapatkan siksaan dalam bentuk emosional mencapai 27,8 persen. Sebanyak 14,1 persen mengalami penyiksaan fisik, 14-15 persen mengaku diterlantarkan baik secara fisik maupun emosi, dan 8,6 persen mendapatkan kekerasan dalam rumah.

Persentase anak Arab yang mengalami penyiksaan lebih banyak (67,7 persen) ketimbang anak Yahudi. Namun perlu diingat responden anak Yahudi jauh lebih banyak dibanding anak Arab.

Terkait masalah kekerasan seksual, anak-anak ditanya apakah ada orang dewasa yang pernah menyentuh organ intim mereka atau memaksanya untuk menyentuh kemaluan orang dewasa.

Anak-anak Yahudi yang pernah mendapatkan kekerasan seksual mencapai 17,6 persen, sedangkan anak Arab 22,3 persen. Kekerasan seksual serius dialami 8,3 persen anak Yahudi dan 11,8 persen anak Arab.

Anak laki-laki cenderung mendapatkan siksaan dalam bentuk fisik dan emosi. Sementara anak perempuan mendapatkan siksaan dalam bentuk seksual dan kekerasan dalam keluarga.

Dalam banyak kasus anak-anak itu takut dan malu uantuk melaporkannya. Mereka lebih suka menceritakan penderitaannya kepada keluarga atau teman dibanding kepada para ahli. Tiga alasan utama mengapa mereka tidak melapor adalah malu, takut dan khawatir akan menyakiti orang lain.

Sedangkan alasan anak-anak melaporkan penyiksaan yang dialaminya antara lain ingin agar pelakunya dihukum, tidak tahan dengan siksaan yang dialami dan takut penyiksaan itu akan terus berulang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bentuk Aliansi Dua Politisi Islamophobia Eropa Bertemu di Den Haag
Tulisan selanjutnya Diam! Engkau Tidak Memiliki Syeikh!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?