Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Konsultasi Syariah

Ancaman Bagi para Penghafal al-Qur`an

Bambang S
Terakhir diupdate: 12 September 2021 17:08 5:08 pm
Bambang S
Dipublikasikan 12 September 2021 17:10
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Diasuh oleh Ust. Hamim Thohari*

Assalamau’alaikum wr wb

Hidayatullah.com–Saya  mahasiswa tahun pertama salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung. Sebelumnya, saya  santri tahfidzul Qur’an dan alhamdulillah pernah hafal 30 juz. Sehubungan dengan banyaknya kesibukan belajar,  kegiatan murajaah yang rutin  saya lakukan sebelumnya kini kadang mulai saya tinggalkan. Akibatnya, beberapa hafalan saya mulai ada yang rontok. Saya tertekan dan merasa berdosa, apalagi mengingat beberapa fatwa ulama yang mengancam para penghafal al-Qur’an yang kemudian melupakannya. Saya mohon saran dan penjelasan Ustadz terhadap masalah tersebut.

Jazakumullah khairan

MD di Bandung

Baca Juga

Antara Qadha dan Syawal: Bolehkah Satu Kali Puasa Menggabungkan Dua Niat?
Masjid dan Mushalla menurut Al-Quran dan Hadis
Inilah Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat  
Tidak Sholat dan Membayangkan Porno di Bulan Ramadhan Apakah Membatalkan Puasa?
Hukum Membuka Aib Pasangan di Media Sosial

Jawab:

Wa’alaikum salam wr wb

Menjadi penghafal al-Qur’an adalah sebuah karunia, maka tidak ada kata yang tepat kecuali mensyukuri karunia tersebut dengan cara menjaga, memelihara, dan menambah. Hafalan yang sudah dipegang dengan baik dijaga dan dipelihara dengan cara memperbanyak muraja’ah. Dan hafalan itu akan lebih lekat di hati jika dipahami kandungan isinya dan diamalkah dalam kehidupan sehari-hari.

Terhadap masalah hafalan ini, Rasulullah saqw mengingatkan:

تَعَاهَدُوا الْقُرْآنَ فوَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنَ اْلإِبِلِ فِيْ عَقْلِهَا

“Jagalah al-Qur’an ini, demi dzat yang jiwaku berada dalam tangan-Nya. Sungguh dia lebih gampang terlepas daripada unta yang diikat.” (Riwayaat Bukhari dan Muslim)

Di kalangan para penghafal dan pecinta al-Qur’an sangat dikenal istilah “menghafal itu berat, tapi mempertahankan hafalan itu jauh lebih berat lagi.” Menghafal 30 juz itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang pilihan, tapi mempertahankan hafalan hingga akhir hayat itu diperlukan perjuangan, keuletan, kesabaran, keistqamahan secara total.

Syeikh Utsaimin pernah ditanya seorang mahasiswa semerter akhir yang karena kesibukan belajarnya lalu terlupa beberapa hafalannya. Beliau menjawab, lupa itu ada dua macam. Pertama, lupa karena secara alamiah menjadi sifat manusia. Lupa jenis ini tidak berdosa karena bukan termasuk maksiat kepada Allah SWT. Kedua, lupa karena sengaja mengabaikannya. Di dalamnya ada unsur kesengajaan. Oleh karena itu, melupakan hafalan Qur’an jenis kedua ini merupakan maksiat dan dosa. Bahkan oleh beberapa ulama menyebutnya sebagai dosa besar.

Pendapat ini didasarkan pada hadits Nabi SAW:

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ ثُمَّ نَسِيَهُ لَقِيَ اللَّهَ وَهُوَ أَجْذَمُ

“Barangsiapa yang menghafal al-Qur’an kemudian melupakannya, maka ia akan bertemu dengan Allah pada hari kiamat dalam keadaaan terserang penyakit kusta.” (Riwayat Abu Dawud)

Ancaman terhadap orang yang telah diberi karunia hafalan al-Qur’an lalu melupakannya merupakan suatu hal yang wajar, karena hanya orang-orang yang lalai dan kufur nikmat saja yang dengan sengaja melupakan hafalan al-Qur’an yang sangat istimewa. Orang-orang yang dalam hatinya ada iman, pasti akan berusaha menjaga hafalannya dengan sebaik-baiknya.

Adapun terhadap mereka yang lupa hafalan al-Qur’an tanpa diiringi keinginan untuk melupakan atau lalai karena kesibukan dunia, termasuk belajar ilmu yang lain, sementara dalam hatinya masih ada iman dan keinginan untuk mengatasi kelupaannya, maka hukumnya tidak berdosa karena tidak termasuk maksiat kepada Allah SWT. Hal tersebut didasarkan pada ketentuan Al-Baqarah[2]: 286

ا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapatkan pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapatkan siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Al-Baqarah[2]: 286)

Akhirnya, kepada mereka yang sudah hafal al-Qur’an, baik sebagian maupun keseluruhan, maka kewajiban kita adalah menjaga, merawat, dan mempertahankannya. Cara yang paling efektif adalah dengan mengulang-ulang, memahami kandunga arti  dan menjadikannya sebagai amalan keseharian.

*Anggota Dewan Pertimbangan DPP Hidayatullah

Tonton video Seks di Surga Tak Ada Zina?

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ancaman penghafal alqurankajian islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Muadzin yang Sedih, Kucing Kesayangannya Harus Dioperasi Caesar [2]
Tulisan selanjutnya Sri Lanka akan Larang Burqa dan Tutup lebih dari 1.000 Sekolah Islam Sri Lanka Terancam Kekurangan Pangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Berita
26 Agustus 2026 11:20
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Konsultasi Syariah

Mengapa Niat Puasa dalam Madzhab Syafi’i Harus Disebutkan Secara Detail?

1 Maret 2025 18:00
Konsultasi Syariah

Tata Cara Niat Puasa Puasa Ramadhan menurut Empat Madzhab  

1 Maret 2025 16:00
Konsultasi Syariah

Hukum Mencium Mushaf, Bolehkah?

4 Februari 2025 12:47
Konsultasi Syariah

Hukum Nyanyian, Bagaimana Ulama Menyikapinya?

26 Januari 2025 04:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?