Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Ingin Menulis Bagus? Luruskan Niat!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2021 10:57 10:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2021 10:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | ADA pertanyaan klasik yang kerap ditanyakan peserta pelatihan menulis dan jurnalistik. “Bagaimana caranya menulis bagus?” Jawaban atas pertanyaan itu sebetulnya mudah. Ikuti saja pelatihan menulis atau jurnalistik.

Hanya saja, betapa banyak orang yang ikut pelatihan jurnalistik, namun setelah selesai tetap saja tidak bisa menulis dengan baik. Apalagi jika pelatihan itu hanya berlangsung sebentar saja. Rasanya tak mungkin seseorang yang baru masuk kelas jurnalistik dan setelah keluar beberapa jam kemudian tiba-tiba menjadi pandai menulis.

Bahkan, banyak yang kuliah di jurusan jurnalistik, namun setelah wisuda tetap tak bisa menulis dengan baik. Jadi, ikut pelatihan atau kuliah di jurusan jurnalistik pun tidak menjamin bisa menjadi penulis handal atau jurnalis profesional. Ini sama seperti mahasiswa yang kuliah di fakultas pertanian namun setelah wisuda ternyata tak bisa mencangkul.

Lalu, apa kiat agar bisa menjadi seorang jurnalis yang handal? Banyak yang bilang, kiatnya perbanyak praktik. Saya juga kerap menjawab pertanyaan klasik di atas dengan cara ini. Secara sederhana saya berseloroh. “Jika Anda ingin bisa menulis bagus, caranya mudah. Ambil pena, ambil kertas, lalu mulailah menulis! Jika Anda lakukan ini berulang-ulang maka tulisan Anda yang ke 100, atau ke-500, atau mungkin ke-1000, sudah bagus!”

Para jurnalis muda yang melamar kerja di sejumlah media massa kebanyakan tak bisa menulis bagus. Namun, sejak hari pertama, mereka sudah dipaksa menulis sesuai target. Bahkan, satu hari bisa lima artikel jurnalistik.  Lama-lama, mereka bisa, baik melakukan reportase (termasuk wawancara), maupun menulis laporan hasil liputan.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Akan tetapi, setelah beberapa tahun kemudian, banyak di antara mereka yang mulai jenuh. Insting jurnalistik mereka mulai tumpul. Daya juang mulai melemah. Apalagi bila mereka menjalani profesi jurnalis karena tuntutan ekonomi. Ketika nominal yang diterima tak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka mereka mulai banting stir. Hari ini menjadi jurnalis, besok sudah menjadi penyeduh kopi.

Jadi, rupanya, menguasai teori dan praktik saja tidak cukup. Masih ada satu syarat lagi yang justru lebih penting dari semua itu. Yakni, meluruskan niat! Niat ini amat penting. Bukankah dalam ibadah, niat selalu ditempatkan sebagai rukun pertama? Bahkan niat bisa menjadikan suatu perbuatan dinilai biasa-biasa saja atau berpahala. Itu berarti, kesudahan suatu perbuatan bisa dilihat dari niatnya.

Jadi, sebelum menggeluti dunia jurnalistik, luruskan dahulu niat!.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jurnalismeJurnalistikliterasimenulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 11 Amalan Utama Bulan Ramadhan yang Mendulang Pahala Berlimpah (1)
Tulisan selanjutnya Sambut Ramadhan, Ma’ruf Amin Ajak Masyarakat Berikhtiar Mengatasi Pandemi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?