Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendidikan di Indonesia Miskin Pengasuhan dan Pembinaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2021 22:18 10:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2021 22:18
Bagikan
Ketua Umum Wahdah Islamiyah Zaitun Rasmin diwawancarai TV
Bagikan

Hidayatullah.com–Draf arah pendidikan nasional yang sedang disusun Kemendikbud-Ristek sempat menjadi bahan diskusi serius para pakar, pengamat, maupun praktisi pendidikan. Sejumlah ormas Islam berpengaruh seperti Muhammadiyah dan NU telah memberikan masukan yang bersifat fundamental, bahwa nilai-nilai agama tidak boleh dilepaskan dari arah pendidikan nasional kita.

Demikian menurut Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA. kepada Hidayatullah.com, usai menjadi keynote speaker pada webinar pendidikan menyongsong 100 tahun Indonesia, yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah.

Menurut Zaitun Rasmin, pendidikan nasional akan berhasil jika nilai-nilai agama juga diikutsertakan. Karena agama merupakan hal fundamental, yang ditulis secara lugas pada sila pertama Pancasila (ketuhanan yang maha esa).

Pancasila sendiri, menurut Zaitun, secara otomatis akan selalu dijadikan sebagai landasan ideal arah pendidikan nasional kita.   “Selama ini arah pendidikan kita seolah-olah difokuskan pada pengajaran saja. Antar sekolah saling berlomba melahirkan anak yang mampu secara kognitif saja, namun dua kemampuan lainnya, yaitu afektif dan behavioral seakan-akan tidak diperhatikan dengan baik. Jadi pendidikan kita sekarang miskin pengasuha dan pembinaan,” kata Zaitun Rasmin.

Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se-Asia Tenggara ini menjelaskan, bahwa ada tiga kebutuhan anak yang harus dipenuhi oleh pendidikan nasional kita. Kebutuhan pertama adalah pengasuhan. Kebutuhan akan pengasuhan ini diberikan sejak anak lahir.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ppengasuhan telah diberikan jauh sebelum anak lahir, yaitu dengan mempersiapkan secara baik para ibu dan ayah yang menjadi penyebab fitrah kelahiran anak tersebut. Sehingga ibu dan bapak dari anak tersebut harus diikutsertakan sebagai figur utama dalam arah pendidikan nasional.

“Oleh karena ini, kemenag (Kementerian Agama) wajib digandeng Kemendikbud-Ristek dalam menyusun arah pendidikan nasional. Sebab mereka (kemenag) selain memiliki tugas pokok dalam pendidikan keagamaan juga memiliki tugas dan tanggung jawab pembinaan pada umat beragama, jelasnya.

Penanggungjawab utama pengasuhan ini, menurut Zaitun Rasmin, diamanahkan kepada orangtua dari anak tersebut. Selanjutnya pihak lmbaga pendidikan, termasuk di dalamnya para guru, memberikan pengasuhan selama anak-anak berada di lingkungan lembaga pendidikan yang diikuti.

“Selain diberi pengasuhan yang baik, anak-anak juga harus diberi pembinaan di rumah, sekolah atau pesantren, maupun di lingkungan lainnya tempat anak-anak berada. Pengasuhan dan pembinaan inilah yang nantinya akan memberikan kemampuan afektif dan behavioral anak,” kata Zaitun Rasmin.

Menurut mantan Dosen Islamic University of Tokyo itu, anak-anak yang memiliki kemampuan afektif dan behavioral yang baik, pasti dengan sendirinya akan memiliki kemampuan kognisi yang membanggakan, karena pengajaran apa saja yang diberikan kepada anak tersebut, pasti akan dikuasainya dengan baik.

“Dengan demikian, arah pendidikan nasional kita tidak hanya menekankan pada otak atau isi kepala anak saja, tetapi juga memperhatikan perasaan, hati, dan perlaku anak,” pungkas Zaitun Rasmin.*/ Emnorha

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesianilai agamaPendidikanpengasuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Rudal Hamas Berjanji untuk Membebaskan al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Pemerintah Aceh Didesak Dampingi 3 Nelayan Aceh yang Divonis 5 Tahun setelah Bantu Pengungsi Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?