Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Emmanuel Macron Sewot Digambarkan seperti Adolf Hitler

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2021 22:56 10:56 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Agustus 2021 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Prancis Emmanuel Macron menggugat pemilik reklame yang menggambarkannya sebagai Adolf Hitler sebagai protes pembatasan Covid-19.

Michel-Ange Flori, pemilik sekitar 400 papan reklame di departemen Var, menulis di Twitter pada Rabu: “Saya baru saja mengetahui bahwa saya akan ditanyai di kantor polisi Toulon besok menyusul pengaduan oleh presiden Republik.”

“Jadi di Macronia mengolok-olok nabi disebut itu satir, sementara membuat presiden terlihat seperti diktator adalah penghujatan,” tambahnya.

Reklame itu menggambarkan Macron menyerupai Hitler Nazi, dengan kumis kecil, dan akronim dari gerakan presiden LREM berubah menjadi swastika. Sebuah pesan berbunyi: “Taati, dapatkan vaksinasi.”

Gambar itu ditampilkan di dua papan reklame berukuran tiga kali empat meter yang terletak di dekat jalan menuju Toulon.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kantor Kejaksaan Toulon telah membuka penyelidikan atas “penghinaan publik” pada Selasa lalu.

Pasal “Penghinaan Presiden Republik” dicabut pada 2013 setelah Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa mengecam Prancis. Namun, kepala negara Prancis dilindungi dari penghinaan dan pencemaran nama baik publik seperti warga negara biasa.

Flori membela diri dengan mengatakan: “Anda melihat Hitler, tetapi Anda bisa melihat Stalin, atau saya melihat Charlie Chaplin di The Dictator.”

Poster-poster ini bertujuan untuk mempertanyakan “demokrasi ini di mana keputusan diambil tanpa diskusi di dewan kesehatan,” jelasnya.

Ini bukan pertama kalinya reklame-reklame yang biasa ia gunakan untuk mengomentari masalah politik atau masyarakat, menuai kritik atau menjerumuskannya ke dalam masalah hukum.

Penentang pembatasan Covid-19 di Prancis telah membandingkan negara itu dengan kediktatoran. Beberapa dari mereka memprotes izin kesehatan – saat ini diharuskan atas pengunjung tempat rekreasi tetapi segera diperluas ke bar, restoran, dan transportasi umum jarak jauh – terlihat mengenakan bintang kuning yang mengingatkan orang-orang Yahudi yang dipaksa Nazi untuk memakainya.

Menteri Urusan Eropa Clément Beaune mengecam retorika tersebut, dengan menyatakan: “Saya berharap ada banyak kediktatoran seperti Frace di seluruh dunia.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adolf HitlerEmmanuel Macron
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kebakaran hutan turki Perjuangan Turki Melawan Kebakaran Hutan Terus Berlanjut
Tulisan selanjutnya Hamas serangan roket Ismail Haniyah Terpilih Kembali sebagai Ketua Kelompok Islam Palestina Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?