Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Jelaskan 3 Strategi Langkah Tangkal Hoaks Covid-19

Bambang S
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2021 10:28 10:28 am
Bambang S
Dipublikasikan 6 Agustus 2021 10:28
Bagikan
MUI Hoaks
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Komunikasi dan Informasi, KH Masduki Baidlowi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah untuk memerangi hoaks pandemi Covid-19.

Melansir laman MUI, Kiai Masduki menuturkan, salah satu tugas inti MUI adalah mengeluarkan fatwa. Terkait dengan masalah hoaks, dia mengungkapkan bahwa sejak 2017, MUI sudah mengeluarkan fatwa menghadapi fitnah dan hoaks.

Meski demikian, Kiai Masduki mengingatkan, jika diibaratkan fatwa itu mobil, kalau tidak ada rodanya maka tidak akan bisa berjalan. Atas dasar itulah, Kiai Masduki mengakui pentingnya sosialisasi dan kerjasama antara MUI dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjalankanya.

Kiai Masduki mengakui, MUI mempunyai keterbatasan untuk mensosialisasikan ke masyarakat. Meski demikian, Ia tetap optimis untuk selalu berikhtiar dan menyebutnya sebagai bagian dari perjuangan.

Terkait dengan hoaks Covid-19, Kiai Masduki membandingkan dengan kisah Nabi. Pada zaman itu, saat Rasulullah ditimpa hoaks, masyarakat Madinah sudah solid melawan sehingga teratasi dengan baik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nabi sendiri tidak mampu mengatasi persoalan sebenarnya. Tapi, akhirnya ada intervensi langsung wahyu turun ayat surah An-Nur yang terklarifikasi semuanya selesai,” ujar Kiai Masduki dalam dialog MUI tentang penanggulangan hoaks Covid-19, di TVMUI, Rabu (03/08/2021).

Dalam acara MUI yang digelar atas kerjasama dengan BNPB ini, Kiai Masduki mengingatkan bahwa sekarang ini bukan lagi zaman wahyu, sehingga tidak ada intervensi wahyu.

Maka dari itu, kiai Masduki mengajak semua pihak untuk bekerja keras untuk mengatasi hoax Covid-19, terutama persoalan sistem informasi.

“Kita harus bekerja keras, ya ini kita lakukan, masyarakat, pemerintah juga harus kerjasama ayo. Karena sudah kita diskusikan yang kita hadapi ini adalah persoalan sistem informasi,” katanya.

Selain itu, Kiai Masduki juga merencanakan untuk bertemu dengan sejumlah ulama dan organisasi kemasyarakatan seperi NU, Muhammadiyah dan lainnya untuk mengajak dialog bagi yang sudah terpengaruh dengan sistem informasi hoaks.

Diungkapkan Kiai Masduki tidak sedikit ulama yang termakan hoaks Covid-19 sehingga menganggap wabah Covid-19 adalah konspirasi global.

Menurutnya, MUI perlu mengidentifikasi siapa saja mereka. Kata Kiai Masduki, pihaknya sedang menyiapkan langkah tentang siapa yang pantas untuk mendatangi. Kata Kiai asal Madura ini kerja pemberantasan hoaks harus dikerjakan bersama.

Baginya, tidak ada sistem yang canggih saat ini, hoax akan terus dipasok kepada orang yang sudah mempercayai dan itu harus dilawan dengan konfirmasi yang pasti.

“Semua orang harus kita ajak untuk duduk bersama masalahnya agar ketemu,” tegasnya.

Ketua MUI bidang informasi dan komunikasi ini mengatakan, MUI mempunyai 3 rencana untuk menanggulangi permasalahan hoaks Covid-19.

Pertama, MUI akan segera menghubungi ormas-ormas Islam lain seperti NU, Muhamadiyah dan lainya. Tujuannya, untuk mengidentifikasi siapa saja ulama berpengaruh mmeluruskan hoaks dan juga siapa saja ulama yang justru terpengaruh berita hoaks Covid-19.

Kedua, MUI juga menyiapkan konten untuk menghadapi mereka yang tidak percaya pada Covid-19 dengan basis keilmuan.

“Jadi argumentasi-argumentasi harus kita bangun dengan basis-basis yang kuat secara keilmuan karena ulama itu tahu betul ya, karena mereka dasarnya adalah ilmu, kita coba gugah itu,” ungkapnya.

Ketiga, MUI akan mendatangi tokoh-tokoh ulama yang disegani di akar rumput. Kata Kiai Masduki, MUI akan terus bekerja keras menggandeng ulama, ilmuwan dan tokoh masyarakat untuk melakukan dialog mencerahkan mereka yang termakan hoaks Covid-19 akan tercerahkan.

Dalam pandangan Kiai Masduki, jika pandemi terus berlanjut yang menjadi korban paling banyak adalah umat Islam.

“Kalau tidak (tangkal hoaks Covid-19) akan terus bergelimpangan korban yang lebih banyak. Saya yakin banyak umat Islam. Pertama karena mayoritas. Yang kedua, yang bandel dan secara keilmuwan tidak dalam tapi mengaku ulama, mengaku ustaz tapi justru jadi tokoh penyebaran hoaks (Covid-19). Kalau sudah begini yang jadi korban umat Islam,” pungkas Kiai Masduki.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19hoaksMajelis Ulama IndonesiaMasduki Baidlowi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kashmir Menandai Tahun ke-2 sejak India Mencabut Status Khususnya dengan Keputusasaan
Tulisan selanjutnya Pasukan ‘Israel’ Tak Punya Alasan atas Tembakan yang Menewaskan Bocah Palestina Berusia 11 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?