Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warnet dan Game Online bikin Anak Malas Sekolah

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Mei 2014 10:43 10:43 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Mei 2014 10:41
Bagikan
Kegandrungan terhadap warnet dan game online telah membuat anak-anak malas sekolah dan ujungnya menjadi anak jalanan
Bagikan

Hidayatullah.com—Warung internet (Warnet) dan game online merupakan salah tempat yang menyebabkan  anak malas dan rawan kejahatan seksual. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Soebagio.

“Saya prihatin juga dengan pemilik warnet dan game online terutama yang buka 24 jam. Tidak punya tanggungjawab moral,” tukasnya menceritakan keseharian melihat perilaku  anak jalanan yang ditemuinya di bilangan Serpong, Tangerang Selatan.

Kegandrungan terhadap warnet dan game online telah membuat anak-anak malas sekolah dan ujungnya menjadi anak jalanan.

Kekhawatiran berikutnya, jika fenomena ini dibiarkan lebih lama lagi, anak-anak di bawah umur ini bisa menjadi sasaran penjahat seksual, termasuk para Pedofil.

Ia memperhatikan aktivitas anak-anak jalanan yang sering ditemuinya nongkrong di warnet atau game online selama ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di emperan toko, di seberang lokasi game online 24 jam. Kalau pagi sampai siang tidur di sana. Menjelang sore ngamen. Tengah malam nge-game sampai pagi.”

Dari hasil mengamen, anak-anak berumur 6-14 tahun itu mendapat Rp 20-30 ribu. Sebagian besar pendapatan sehari juga habis dipakai main game.

“Makan dari mana? Dari minta-minta, minta dari warung, minta dari mana-mana,”ungkapnya menirukan jawaban mereka.

Peran orangtua

Rita juga menyesali kondisi tersebut, di mana tak ada perhatian serius orangtua. Ia mempertanyakan kepedulian orangtua yang membiarkan anak mereka berada di jalanan.

“Orangtua juga abai. Kenapa anaknya tidak dicariin? Akhirnya dalam titik tertentu, anak mulai ketagihan game online. Akhirnya, sudah nggak bisa disuruh pulang. Sehingga ketika tidak dicariin, mereka di jalanan terus.”

Rita sekaligus menyebutkan kehadiran pusat persewaan game online sebagai salah satu pemicunya.

Melihat kondisi tersebut pengelola Yayasan Al Khansa ini berinisitiatif membangun rumah asuh untuk para anak jalanan itu agar mereka  tidak lagi tidur di jalanan.

“Paling tidak, mereka meninggalkan jalanan. Kalau tetap mau cari uang dari jalanan dengan ngamen, setidaknya mereka mau tinggal di rumah singgah yang akan dibuat Al Khansa. Jadi, mungkin nanti kami cari rumah kontrakan untuk mereka,”ulas peneliti masalah sosial ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakanak jalanangame onlineorangtua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAMMI: Jangan Pilih Pemimpin Neoliberal, Hukum Berat Koruptor Pajak!
Tulisan selanjutnya Prihatin Akhlak Bangsa, MUI Usulkan Revisi UU Perlindungan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?