Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wafat Saat Rapat, Kiai Ketua Wantim MUI Tangerang Sempat Berikan Nasihat Ini

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 September 2021 22:59 10:59 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 September 2021 22:59
Bagikan
KH Edi Junaidi Nawawi, Ketua Wantim MUI Kota Tangerang Wafat.
Bagikan

Hidayatullah.com- Ajal siapa yang tahu kecuali Allah semata. Begitulah senantiasa pelajaran yang terus hadir menghampiri. Baru-baru ini, wafatnya salah seorang ulama kharismatik viral di media sosial.

Sebagaimana diketahui, almarhum KH Edi Junaidi Nawawi meninggal dunia saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang.

Dalam video amatir yang beredar, pantauan hidayatullah.com pada Sabtu (18/09/2021), tampak sang kiai mengikuti Rakerda tersebut yang berlangsung dengan protokol kesehatan di sebuah tempat.

Ketika sedang mendengarkan penyampaian salah seorang peserta rapat, sang kiai yang duduk di kursi di balik meja, tampak memegang-megang bagian sekitar dadanya beberapa detik. Sesaat kemudian, kamera mengarah ke peserta rapat. Tak berapa lama, tiba-tiba suasana jadi berubah. Kamera mengarah ke meja rapat dan tampak badan sang kiai tersebut sudah rebah ke belakang merapat ke sandaran kursi.

Sontak rapat dihentikan dan sebagian peserta rapat langsung menghampiri sang kiai. Setelah memeriksa kondisinya, sang kiai langsung dipapah keluar gedung. Terdengar suara tangisan dan ucapan kalimat “La ilaha illallah…”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Rumah sakit langsung telepon rumah sakitnya,” terdengar suara seorang wanita. “Rumah sakitnya Sari Asih paling,” tambahnya saat ditanya RS mana akan dituju.

Diketahui, almarhum KH Edi Junaidi Nawawi menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang. Video viral tersebut antara lain diunggah di Instagram.

“Inna lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji’un

Detik-detik wafatnya Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi saat menghadiri rapat kerja MUI Kota Tangerang Rabu pagi (15/09/21).

Video diambil oleh salah seorang peserta rapat dan tidak sengaja, merekam Almarhum sudah tidak sadarkan diri di meja depan.

Rapat Kerja Daerah MUI Kota Tangerang rencananya akan di laksanakan 2 hari yaitu hari Rabu dan Kamis ini,” tulis akun @jabodetabekcom, Kamis (16/09/2021).

Ketua Wantim MUI Kota Tangerang periode 2021-2025 KH Edi Junaidi Nawawi itu meninggal dunia beberapa saat usai menyampaikan nasihat pada Rakerda tersebut di Gedung MUI Kota Tangerang, Banten.

Acara pembukaan Rakeras I MUI itu menjadi haru penuh duka. Isak tangis putra almarhum dan pengurus MUI pecah tatkala sang kiai dipapah dari kursi tempat duduknya untuk dilarikan menuju RS. Menurut pihak RS, sang kiai sudah tiada sebelum sampai ke RS.

Rakerda I MUI Kota Tangerang tersebut dihadiri dan dibuka Wakil Wali Kota Tangerang H Sachrudin. Didampingi Ketua MUI, KH Ahmad Baijuri Khatib, Dewan Pertimbangan dan pengurus Harian serta ketua-ketua Komisi MUI Kota Tangerang.

Sebelum wafat, tak ada tanda-tanda almarhum akan dipanggil Allah Subhanahu Wata’ala. Saat memberikan pengarahan, KH Edi Junaidi Nawawi berbicara lancar, stabil, dan tetap bersemangat. Wakil Wali Kota Tangerang menyimak wejangan dan amanat sang kiai secara seksama.

Lewat pengarahan sekaligus bisa dibilang amanat itu, sangat banyak catatan penting yang harus terus dilaksanakan MUI, para kiai, ustadz dan ustadzah serta Pemerintah Kota Tangerang.

“Hanya MUI Kota Tangerang yang boleh dikatakan konsisten dalam menjalankan program-programnya, termasuk dalam menerbitkan naskah naskah khutbah Jumat,” ujar Kiai Edi dikutip dari website resmi MUI Pusat pada Sabtu (18/09/2021).

Kepada pengurus MUI Kota Tangerang, Kiai Edi mengamanatkan agar terus istiqamah dalam menjalankan amanat. Dalam penerbitan khutbah Jumat tersebut, almarhum beberapa kali menekankan agar tetap diteruskan, tidak setop. Sebab, jelasnya, khutbah jumat itu ditunggu dan dibaca oleh hampir semua jamaah masjid di Kota Tangerang dan sekitarnya.

Sebagai informasi, kata Kia Edi saat itu, lebih dari setengah dari 620 masjid yang ada di Kota Tangerang menggunakan khutbah Jumat itu. “Kelihatannya program itu tidak terlalu signifikan, tetapi justru itu merupakan bagian dari syiar Islam yang paling efektif dalam membina karakter umat menjadi manusia manusia ihsan,” tegas sang kiai.

Kiai Edi pun menyinggung tentang anggaran yang dibutuhkan MUI serta pertisipasi pemerintah dalam hal itu. Ia menilai, anggaran dan fasilitas yang dialokasikan untuk MUI Kota Tangerang jauh berbeda dengan anggaran yang dialokasikan untuk guru sekolah umum yang begitu besar.

“Tugas MUI itu sangat berat dan multikompleks. Namun, sering kurang terperhatikan. Dalam sejarah, baru satu kali MUI menerima anggaran sebesar Rp 2 miliar (untuk setahun) di bawah kepemimpinannya yang selama tiga periode. Anggaran itu terus menurun hingga Rp 750 juta saat ini. Beda dengan gaji guru yang mencapai belasan juta per bulan. Yang mencapai miliaran per tahun,” sebutnya.

Baca juga: Innalillahi… Istri Pendiri Hidayatullah Ustadzah Aida Chered Berpulang ke Rahmatullah

Almarhum lantas mengingatkan semua pihak bahwa tampaknya tugas MUI itu ringan, “hanya” dakwah dan fatwa. Akan tetapi, dalam implementasinya sangat berat. Tak hanya butuh perjuangan, ilmu dan kesabaran, tetapi butuh anggaran juga, sebutnya.

Meski demikian, Kiai Edi meminta para pengurus MUI agar tidak berkecil hati. Ketua Umum yang baru harus terus mengembangkan organisasi MUI menjadi profesional dengan konsekuensi MUI harus membuat job description yang matang, supaya MUI bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Kiai Edi terakhir berpesan bahwa program yang telah dijalankan oleh MUI seperti Buletin Khutbah Jumat yang selalu dibuat setiap pekan oleh Infokom, agar dilanjutkan.

“Saya mohon kepada pengurus, kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan jangan sampai terputus, harus dilanjutkan,” ujarnya memungkas.

Baca juga: Ustadz Anshar Wafat dengan Mengucapkan Syahadat

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menilai almarhum sebagai pejuang. “Beliau adalah sebagai syuhada pejuang yang terus menekankan kalimat Tauhid di Kota Tangerang Kota Ahlakul Karimah, semoga Allah Subhanahu Wata’la lapangkan kuburnya, ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga diberikan keshalehan,” ujar Wali Kota lewat keterangannya pada Rabu di hari kedukaan itu.

Pemkot Tangerang, kata Wali Kota, menyampaikan turut berbelasungkawa atas wafatnya mantan Ketua Umum MUI Kota Tangerang itu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AjalEdi Junaidi NawawiMUIMUI Tangerangulama wafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ims polri IMS Kunjungi Mabes Polri, Bahas Vaksinasi Nasional
Tulisan selanjutnya penembakan tangerang Ustadz Ditembak Usai Shalat Berjamaah, Nyawanya Tak Tertolong, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?