Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Batal Digelar di Kampus Harvard, Misa Satanik Pindah ke Restoran Hong Kong

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2014 13:28 1:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2014 13:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Harvard Extension School Cultural Studies Club membatalkan dukungannya untuk menggelar “misa hitam” yang digagas kelompok Satanic Temple, namun misa ala para penyembah setan itu kemudian digelar di sebuah ruangan di restoran Hong Kong.

Pada Senin (12/5/2014) pukul 10 malam waktu setempat, sekitar 50 orang kebanyakan berpakaian hitam-hitam dan sebagian menggunakan rias wajah, menghadiri “misa hitam”, tanpa roti suci (hosti) sebagaimana yang digunakan dalam ritual misa oleh gereja Katolik sebagai simbol tubuh Yesus.

Empat orang mengenakan jubah bertudung dan seorang pria berjubah putih dan bertopeng tanduk aktif melakukan ritual, ditemani seorang wanita yang hanya mengenakan pakaian dalam. Ritual dimulai dengan narasi sejarah Satanisme dan misa hitam.

Pemilik restoran, Paul Lee, dalam wawancara sekitar pukul 11 malam di hari yang sama, mengaku tidak mengetahui adanya ritual satanik itu. Restoran Hong Kong terletak di Massachusetts Avenue, yang berseberanganan langsung dengan Harvard Yard.

Ritual satanik yang digagas oleh kelompok Satanic Temple berbasis di New York tersebut digelar di lantai dua sebuah restoran makanan China, setelah Harvard Extension School Cultural Studies Club yang semula menjadi tuan rumah, membatalkan dukungannya. Rencana awalnya misa hitam akan digelar Senin malam di Cambridge Queen’s Head Pub di Memorial Hall di lingkungan Universitas Harvard. Tak lama menjelang acara dimulai, klub itu mengatakan memindahkan tempat acaranya ke luar kampus, dengan alasan berdampak buruk terhadap mahasiswa dan citra Harvard.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lewat surat elektronik pukul 5 sore, penyelenggara memberitahukan acara akan dipindah ke kelab malam Middle East yang terletak di Central Square. Tetapi ternyata manajernya Clay S Fernald menolak tempatnya dijadikan lokasi ritual satanik itu.

Fernald tidak mau memberikan komentar mengenai penolakannya, lansir The Harvard Crimson.

Pada pukul 7, lewat email Cultural Studies Club mengatakan tidak dapat menemukan lokasi penggantinya dan menarik dukungannya atas penyelenggaraan misa satanik tersebut.

Rektor Universitas Harvard Drew G Faust dalam pernyataannya di laman situs unversitas menegaskan komitmen lembaganya akan kebebasan berekspresi, dan keputusan tentang penyelenggaraan misa hitam itu berada di tangan Cultural Studies Club. Meskipun demikian dia menilai acara itu bersifat ofensif.

Sebagai tandingan misa hitam tersebut, Uskup Agung Boston Terrence Donilon menggelar ritual ekaristi di Gereja St Paul.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Khusus AD Libya Dukung Jenderal Pembangkang Haftar
Tulisan selanjutnya Banjir Besar, Warga Bosnia Tanpa Air Bersih, Ranjau Darat Mengancam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?