Hidayatullah.com—US Marine Corps memiliki catatan vaksinasi Covid-19 paling buruk di kalangan militer Amerika Serikat. Ribuan anggora aktifnya tidak memenuhi batas akhir 28 November untuk vaksinasi lengkap.
US Marine Corps mencatat 91% personel aktifnya sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan 94% belum lengkap per hari Rabu, menurut pernyataan yang dirilis hari Ahad (21/11/2021) seperti dilansir Reuters.
Jelas sekali mereka tertinggal di belakang US Navy yang 96.7% personel aktifnya sudah divaksinasi lengkap, the Air Force (96.4%) Dan US Army (93%).
Dilansir Reuters, personel militer AS dianggap telah divaksinasi lengkap 14 hari setelah memperoleh suntikan dosis tunggal Johnson & Johnson atau 14 hari setelah suntikan dosis kedua vaksin Pfizer atau Moderna. Artinya, banyak yang terlambat dianggap sudah melewati proses imunisasi ketika batas akhir tiba.
Sekretaris US Army Christine Wormuth hari Selasa lalu memperingatkan bahwa prajurit di kesatuannya, termasuk personel National Guard, yang menolak divaksinasi tidak akan diperpanjang kontrak kerjanya kecuali mereka memperoleh pengecualian, menurut memo yang dilihat Reuters.*