Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

JNE Klarifikasi Berita Lowongan Kerja Calon Pegawai Muslim

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 8 Desember 2021 10:26 10:26 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 8 Desember 2021 10:26
Bagikan
[Ilustrasi] Pegawai JNE di Jl Mulawarman, Gunung Tembak, Teritip, Balikpapan.
Bagikan

Hidayatullah.com- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menyampaikan klarifikasinya atas pemberitaan terkait lowongan kerja dengan salah satu persyaratan calon pegawai wajib beragama Islam (Muslim).

Dalam keterangan resminya “Klarifikasi pemberitaan iklan lowongan pekerjaan dari CV. Bangun Banua Lestari”, JNE menyampaikan sikap mereka terhadap beredarnya selebaran lowongan pekerjaan itu.

“Kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap SOP dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan, oleh karena itu manajemen JNE secara tegas memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak mitra dan kepada oknum karyawan yang terkait dengan kasus ini akan dilakukan pemutusan hubungan kerja,” petikan klarifikasi tersebut diunggah melalui kanal resmi JNE di Instagram pantauan hidayatullah.com pada Rabu (08/12/2021).

Perusahaan layanan jasa kurir itu menjelaskan, JNE hadir di Indonesia selama 31 tahun, dan dibangun oleh manajemen dan karyawan atau karyawati yang berasal dari beragam suku bangsa, ras, dan agama.

“Oleh karena itu, kami sangat memegang teguh nilai-nilai perusahaan yang mengutamakan toleransi dan saling menghormati serta menghargai perbedaan,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Nilai-nilai itu, tambahnya, direalisasikan dalam berbagai aspek pada aktivitas JNE. “Antara lain: kegiatan keagamaan karyawan, apresiasi perjalanan ibadah bagi karyawan dengan masa kerja 10 tahun (umrah, holyland, dan lain-lain), pengiriman gratis Al-Qur’an dan Alkitab bersama Kang Maman Suherman ke berbagai taman bacaan, santunan keberbagai panti asuhan Muslim, Kristiani, Hindu, dan Budha serta konten regular ibadah Jumat dan Minggu di sosial media,” pungkasnya.

Baca: JNE Syaratkan Calon Pegawai Muslim, Tagar #BoikotJNE Mengudara

Sebelumnya diberitakan, layanan jasa pengiriman JNE baru-baru ini ramai dibicarakan dengan tagar #BoikotJNE yang mengudara. Hal itu ternyata merupakan respons dari poster lowongan kerja JNE yang mensyaratkan calon pegawai sebagai Muslim, yang tersebar di sosial media.

Dalam poster yang beredar, JNE kantor cabang Tamiang Layang membuka lowongan pekerjaan untuk kurir motor. Persyaratan yang dicantumkan oleh JNE di antaranya mewajibkan calon pelamar sebagai laki-laki usia maksimal 30 tahun, beragama Islam, memiliki kendaraan pribadi, SIM C, dan HP Android.

Beberapa netizen pun meributkan syarat wajib beragama Islam oleh JNE yang diklaim diskriminatif. Keributan di Twitter pun menyebabkan tagar #BoikotJNE bertengger di Trending Twitter, terpantau oleh Hidayatullah.com pada Selasa (07/12/2021) pagi.

Akun Facebook dengan nama Leonard Han, yang diduga pertama kali melempar isu tersebut menuliskan bahwa JNE tak juga bertaubat. Ia juga menantang JNE untuk konsisten dengan sikapnya, di antaranya dengan tak menerima pengiriman oleh non muslim.

“Jangan Cuma berani menolak calon pegawai non muslim, tapi harus juga berani menolak bisnis yang berhubungan dengan non muslim..” tulis Leonard Han.

Sementara akun @nuvitariani mentwit di Twitter: “Diskriminasi tingkat dewa. WAJIB BERAGAMA ISLAM woy, kalo mau kerja di JNE Tamiang Layang. Harusnya gausah sampe ditulis gitu kali, apalagi masyarakat Barito Timur mayoritas non Islam. Saling menghargai.”

Netizen lain, @taufiaris1613 menuduh JNE sebagai radikal dan menyarakan untuk tak menggunakan jasanya. “Bukan sekedar #BoikotJNE tapi langsung pindah, tak ada peluang radikal untuk kita biayai, harus kita lawan radikalisme di bumi Indonesia,” ungkapnya.

Namun, banyak pula netizen yang menyuarakan dukungan dan pembelaan untuk JNE.Akun @aleriqwan menuliskan di Twitter: “Rame #BoikotJNE tapi tetep aja kirim lewat @JNE_ID juga sampe dengan aman, jadi biarkan #BoikotJNE jadi pembicaraan tapi kirim tetap di JNE deh.”

Sementara @aandris7795745 mengatakan bahwa tagar #BoikotJNE adalah hasil dari pekerjaan Buzzer. “Yang bikin tagar ini setelah gw scraping data ternyata alamat ipnya disatu tempat semua,” ungkapnya.

Pihak perusahaan yang terkait dengan cabang JNE Tamiang Layang sendiri telah mengeluarkan klarifikasi terkait keramaian isu tersebut. Dalam surat permohonan maaf yang beredar disebutkan bahwa CV. Bangun Banua Lestari menyatakan bertanggungjawab sepenuhnya atas syarat wajib beragama Islam yang tercantum dalam poster lowongan.

CV. Bangun Banua Lestari juga menyatakan bahwa persoalan ini tak ada kaitannya dengan JNE sebagai mitranya. Kejadian tersebut, ungkap CV. Bangun Banua Lestari, adalah sebagai akibat miskomunikasi dan perusahaan meminta maaf pada masyarakat, khususnya warga Bintaro Timur.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:boikot JNEJNEpegawai muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya korban hilang semeru Tim SAR Targetkan Satu Minggu Operasi Pencarian Korban Hilang Akibat Erupsi Semeru
Tulisan selanjutnya lapas perempuan Al-Qur’an untuk Warga Lapas Perempuan Pondok Bambu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?