Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Begini Cara Nabi Menghadapi Remaja dan Pemuda

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Februari 2022 10:49 10:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2022 10:49
Bagikan
cara nabi pemuda
Pemuda Muslim Thailand belajar al-Quran
Bagikan

Begini Cara Nabi Menghadapi Remaja dan Pemuda

Hidayatullah.com | ABU Umamah mengisahkan bagaimana interaksi Nabi Muhammad ﷺ dengan pemuda yang mendatangi beliau untuk berkonsultasi dan cara beliau menghadapinya. Di hadapan Rasulullah ﷺ –dengan sangat berani – pemuda itu mengungkapkan isi hatinya, “Wahai Rasulullah,” panggilnya, “izinkan saya berzina.”

Daftar isi
  • Begini Cara Nabi Menghadapi Remaja dan Pemuda
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Para sahabat di sekeliling Nabi segera bereaksi keras. Mereka langsung menghadap ke arahnya sembari menghardik dengan ungkapan, “mah, mah” sebagai peringatan agar anak itu berlaku sopan dan segera menghentikan pertanyaannya. Apa Rasulullah marah? Ternyata tidak.

Justru beliau minta pemuda itu didekatkan kepadanya. Pemuda itu dipersilakan duduk dan diajak berdialog dengan pendekatan persuasif laiknya obrolan hangat antara orangtua dan anak.

Setelah kondisi tenang dan nyaman, baru Rasulullah mengajaknya berpikir lewat dialog cerdas, “Apakah kamu suka jika itu menimpa ibumu?” Sontak saja, pemuda itu menjawab dengan mantab, “Tidak, demi Allah.” Orang yang normal tentu tidak rela ibunya dizinahi orang.

“Manusia yang lain,” tutur Rasulullah ﷺ , “Juga tidak suka ibunya diperlakukan seperti itu.” Mendengar jawaban itu, pemuda itu mulai menyadari kesalahan tindakannya. Menariknya, Rasulullah hanya mengarahkannya agar paham akan kesalahannya sendiri tanpa harus menyakiti hatinya.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Kemudian, Rasulullah meningkatkan pertanyannya. Bagaimana jika itu dilakukan kepada anak perempuan, saudara perempuan, bibi dari pihak ayah dan ibu. Jawaban pemuda itu sama: tidak rela menimpa orang-orang yang dicintainya.

Setelah itu Nabi meletakkan tangannya pada pemuda itu, seraya berdoa:

الله اعوز دثبة وطهر قلبه ، وحصن فرجه

“Ya Allah, ampuilah dosanya, bersihkanlah hatinya serta jagalah kemaluannya.”

Selain menunjukkan kasih sayang, juga membentuk kebiasaan baik bagi anak. Dibiasakan dengan atmosfir ahli ibadah sejak kecil.

Ketika sudah baligh, akan mudah melaksanakan ibadah. Jangan justru membuat anak-anak malas ke masjid.

Metode yang digunakan Rasulullah ternyata dahsyat. Setelah itu pemuda itu tidak pernah menoleh kepada sesuatu apapun yang diharamkan. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dengan sanad yang Shahih.

Anak, remaja bahkan pemuda yang diperlakukan seperti ini, tentu tidak akan mengalami rasa kurang percaya diri, depresi, trauma, apatis dan introvert. Dan Rasulullah berada di garda depan sebagai teladan yang perlu dicontoh orangtua.

Kalau dengan orang lain yang tidak ada ikatan nasab seperti itu, lalu bagaimana beliau berinteraksi dengan keluarganya sendiri? Anas bin Malik menceritakan tentang kasih sayang Rasulullah pada anak-anak: “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih belas kasihan kepada keluarga daripada Rasulullah ﷺ (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Bayangkan! Meski sangat sibuk Rasulullah sangat peduli dan sayang pada keluarganya. Beliau mampu menciptakan keseimbangan yang luarbiasa dalam kehidupannya sehingga sesibuk apapun beliau masih bisa membagi kasih sayangnya pada siapapun, terlebih keluarga.

Fathimah misalnya, sang putri adalah anak yang dididik dalam iklim kasih sayang seperti ini. Nutrisi kasih sayang yang cukup, begitu berpengaruh besar pada kehidupan anak.
Perhatian Rasulullah pada keluarganya, bahkan diungkapkan dengan ciuman sayang. Suatu saat, Nabi mencium Hasan bin Ali, sed di sampingnya ada Al-Aqra’ bin Haabis. Al-Agia berkata: “Aku punya sepuluh anak, tidak ada satu pun yang pernah kucium. Lalu Rasulullah memandangnya seraya bersabda, “Orang yang tidak mengasihi, tidak akan dikasihi.” (HR. Bukhari, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad).

Sejarah mencatat, setiap kali Rasulullah datang dari safar, beliau mengecup kening Fathimah. Mengasihi anak merupakan hal yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Salah satu bentuk kasih sayangnya ialah dengan mencium anak dan cucunya. Ciuman, senyuman, belaian sayang kepada anak, sangat bermanfaat bagi pemuda, khususnya yang menginjak masa baligh.

Selain kasih sayang dengan ungkapan verbal maupun ungkapan fisik, beliau juga mengondisikan kebiasaan baik bagi anak cucunya. Menurut riwayat an-Nasa’i, Rasulullah pernah membawa Hasan dan Husain dalam shalatnya. Hingga mereka berdua menaiki punggung beliau saat shalat. Demikian juaga Umamah binti Zainab. Cucu perempuannya ini pernah digendong saat shalat (HR. Bukhari)

Selain menunjukkan kasih sayang, juga membentuk kebiasaan baik bagi anak. Dibiasakan dengan atmosfir ahli ibadah sejak kecil. Ketika sudah baligh, akan mudah melaksanakan ibadah. Jangan justru membuat anak-anak malas ke masjid.

Nabi Muhammad mempersiapkan masa baligh dengan teladan akhlak luhur, perhatian penuh, kasih sayang yang cukup, menciptakan kondisi yang baik bagi pertumbuhan mereka, dialog hangat, pendekatan persuasif dan tak lupa berdoa untuk kebaikan mereka.*/Mahmud Budi Setiawan, Mjl AlFalah

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Nabi MuhammadPemuda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya khalid basalamah wayang Video Ceramah Soal Wayang Jadi Kontroversi, Khalid Basalamah Beri Klarifikasi
Tulisan selanjutnya Indonesia Memasuki Puncak Covid-19 Gelombang Ketiga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam

Berita
13 Agustus 2026 15:00
Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe
Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

Terbaru

  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?