Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tengahi Perang Rusia-Ukraina, Menlu Hungaria Sebut Erdogan Pantas Dapat Penghargaan Nobel Perdamaian

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Februari 2023 16:14 4:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Februari 2023 18:07
Bagikan
erdogan palestina
Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com — Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto menyatakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan harus dipertimbangkan untuk dapat Hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya menengahi permusuhan di Ukraina.

Berbicara dalam konferensi pers dengan Menlu Turki pada Selasa (31/01/2023), Szijjarto memuji peran Erdogan dalam menegosiasikan kesepakatan gandum dan menengahi perundingan damai antara Moskow dan Kiev pada tahun lalu.

“Siapa pun yang berbicara tentang perdamaian langsung dicap sebagai sekutu Putin, mereka langsung digambarkan sebagai teman Rusia, propagandis Kremlin,” katanya merujuk pada iklim permusuhan terhadap Rusia di Barat.

“Tapi satu-satunya cara untuk mengakhiri perang adalah melalui negosiasi. Upaya sukses Turki dalam mediasi telah membuktikan hal ini.”

“Satu-satunya upaya mediasi yang berhasil yang memberikan harapan perdamaian adalah dari Türkiye, Presiden Erdogan dan Menteri Cavusoglu secara pribadi, yang mengarah pada Prakarsa Gandum Laut Hitam,” lanjutnya.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Meskipun menjadi anggota militer NATO, Turki tidak mensanksi Moskow dan tetap mempertahankan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan dua negara berkonflik, Rusia dan Ukraina.

Erdogan, yang menggambarkan posisinya dalam konflik sebagai “berimbang”, telah mengunjungi Presiden Ukraina Vladimir Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin sejak permusuhan dimulai Februari lalu, dan awal bulan ini mengatakan kepada kedua pemimpin bahwa ia tetap siap untuk menengahi “perdamaian permanen” diantara mereka. Meski sejauh ini upaya perundingan damai telah gagal.

Menurut sumber-sumber AS, sebuah kesepakatan dilaporkan dapat dicapai setelah pembicaraan di Istanbul Maret lalu. Namun, delegasi Ukraina tiba-tiba menarik diri usai kunjungan mendadak ke Kiev oleh mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, di mana dia mendesak pejabat Ukraina untuk terus berjuang, menurut surat kabar Ukrainskaya Pravda.

Wakil pemimpin partai Erdogan, Numan Kurtulmus, sejak itu keluar dan mengatakan bahwa kesepakatan sudah dekat, tetapi AS dan sekutunya “tidak ingin” ini terjadi.

Hungaria adalah negara asing di antara negara-negara UE karena menentang beberapa sanksi blok terhadap Rusia, dan menolak menyumbangkan senjata untuk pasukan Kiev.

Meskipun Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengutuk operasi militer Moskow, dia mengecam “spiral eskalasi” yang dilakukan Barat di Ukraina dan meminta AS untuk menekan Kiev ke dalam pembicaraan damai dengan Moskow.

Hadiah Nobel Perdamaian adalah salah satu dari lima hadiah Nobel, dan telah diberikan setiap tahun sejak 1901. Beberapa pemenang baru-baru ini menimbulkan kontroversi, seperti yang terjadi ketika Presiden AS Barack Obama menerima penghargaan tersebut pada tahun 2009 sebelum melibatkan Amerika dalam konflik di lima negara asing dan mengobarkan serangan drone.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hungariarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Pemakaman Kardinal George Pell, LGBT Australia Teriak “Pell go to Hell”
Tulisan selanjutnya Peringatan 1 Abad NU Ditandai dengan Penyerahan Anugerah kepada Mantan Ketua Umum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?