Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Wanita Hamil Rusia Terbang ke Argentina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2023 07:14 7:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2023 07:02
Bagikan
status anak hasil zina
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 5.000 wanita hamil asal Rusia memasuki Argentina kurun beberapa bulan terakhir, termasuk 33 dalam satu penerbangan hari Kamis (9/2/2023), menurut aparat setempat.

Banyak di antara mereka akan segera melahirkan anaknya dalam beberapa pekan, menurut badan urusan migrasi nasional Argentina.

Diyakini para wanita hamil itu ingin melahirkan di negara Amerika Selatan itu supaya anak mereka bisa memperoleh status kewarganegaraan Argentina.

Jumlah kedatangan mereka meningkat belakang ini, yang menurut media lokal disebabkan perang di Ukraina, lansir BBC Sabtu (11/2/2023).

Dari 33 wanita yang mendarat di ibukota Argentina dalam satu penerbangan hari Kamis, tiga di antaranya ditahan karena dokumen perjalanan mereka bermasalah. Lebih dari tiga lainnya yang tiba di hari sebelumnya juga ditahan, kata Florencia Carignano, kepala badan urusan migrasi Argentina, kepada koran La Nacion.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Menurut keterangan Carignano, saat ditanya petugas awalnya para wanita hamil itu mengaku mengunjungi Argentina sebagai turis.

Namun, kemudian mereka mengakui alasan sebenarnya. Para wanita Rusia itu ingin anak-anak mereka memiliki kewarganegaraan dan memperoleh paspor Argentina, karena akan memberi lebih banyak kebebasan daripada paspor Rusia.

“Masalahnya adalah mereka datang ke Argentina, lalu mendaftarkan anak-anak mereka sebagai orang Argentina dan kemudian pergi. Paspor kami sangat aman di seluruh dunia. Ini memungkinkan [pemegang paspor] memasuki 171 negara bebas visa,” papar Carignano.

Memiliki anak berpaspor Argentina juga dapat mempercepat proses kewarganegaraan orang tua. Saat ini, orang Rusia hanya dapat melakukan perjalanan bebas visa ke 87 negara.

Seorang pengacara untuk tiga wanita yang ditahan pada hari Kamis mengatakan bahwa mereka “dipenjara secara salah”, karena mereka dicurigai sebagai “turis palsu”. Istilah tersebut “tidak ada dalam legislasi kami,” kata Christian Rubilar.

“Wanita-wanita ini tidak melakukan kejahatan apapun, tidak melanggar undang-undang migrasi apapun, mereka ditahan secara tidak sah,” imbuhnya.

Sejak itu para wanita tersebut dibebaskan dari tahanan.

La Nation menyebut para wanita Rusia itu terbang ke Argentina disebabkan adanya perang di Ukraina. Selain ingin mengincar paspor Argentina, mereka juga berharap memperoleh layanan medis berkualitas tinggi di berbagai rumah sakit di negara itu.

“Wisata Bersalin” warga Rusia ke Argentina tampak menjadi bisnis yang menghasilkan banyak cuan.

Sebuah website berbahasa Rusia yang dilihat BBC menawarkan berbagai paket bagi wanita hamil yabg ingin melahirkan anaknya di Argentina. Mereka menyodorkan berbagai layanan seperti rencana bersalin yang diatur sesuai keinginan klien, penjemputan di bandara, kurus bahasa Spanyol, bahkan diskon untuk melahirkan dan menginap di rumah sakit terbaik di ibukota Argentina.

Paket berkisar dari “kelas ekonomi” dengan harga mulai dari $5.000 (£4.144), hingga “kelas satu” dengan harga mulai dari $15.000 (£12.433).

Website itu mengklaim pendirinya sudah menawarkan layanan itu sejak 2015 dan pengelolanya 100% orang Argentina.

Hari Sabtu, La Nacion melaporkan bahwa polisi Argentina sudah melakukan sejumlah penggerebekan sebagai bagian dari investigasi atas bisnis bernilai jutaan dolar itu dan jaringan ilegalnya, yang diduga memberikan wanita hamil Rusia dan pasangannya dokumen palsu, yang dibuat dalam waktu singkat, supaya mereka bisa menetap di Argentina.

Polisi mengatakan geng tersebut memasang tarif hingga $35.000 (£29.011) untuk layanan tersebut.

Tidak ada penangkapan oleh polisi dalam operasi tersebut, tetapi polisi dikatakan telah menyita laptop dan tablet serta dokumen imigrasi serta uang tunai dalam jumlah cukup besar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinerusiawanita hamil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Bentrokan Antarkelompok Tim Austria dan Jerman Tangguhkan Penyelamatan Korban Gempa Turki
Tulisan selanjutnya RI Kirim 65 Tenaga Medis dan 2,5 Ton Logistik Kesehatan untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Hujan Deras Merendam Bangkok
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?