Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ada Bentrokan Antarkelompok Tim Austria dan Jerman Tangguhkan Penyelamatan Korban Gempa Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2023 06:07 6:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2023 06:07
Bagikan
TOPSHOT - Rescuers and civilians look for survivors under the rubble of collapsed buildings in Kahramanmaras, close to the quake's epicentre, the day after a 7.8-magnitude earthquake struck the country's southeast, on February 7, 2023. - Rescuers in Turkey and Syria braved frigid weather, aftershocks and collapsing buildings, as they dug for survivors buried by an earthquake that killed more than 5,000 people. Some of the heaviest devastation occurred near the quake's epicentre between Kahramanmaras and Gaziantep, a city of two million where entire blocks now lie in ruins under gathering snow. (Photo by Adem ALTAN / AFP) (Photo by ADEM ALTAN/AFP via Getty Images)
Bagikan

Hidayatullah.com– Angkatan Darat Austria dan tim SAR dari Jerman hari Sabtu (11/2/2023) menangguhkan upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa di Turki disebabkan memburuknya situasi keamanan.

Seorang jubir AD Austria mengatakan terjadi “bentrokan-bentrokan antarkelompok” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Dia mengatakan kepada AFP sebanyak 82 tentara dari Austrian Forces Disaster Relief Unit saat ini berkemah di Provinsi Hatay di selatan Turki, di sebuah “base camp bersama dengan organisasi internasional lainnya, menunggu instruksi.”

Mereka tiba di Hatay pada hari Selasa dengan membawa 45 ton perlengkapan dan sudah berhasil menyelamatkan 9 korban dari bawah reruntuhan.

Mereka direncanakan akan dikirim pulang ke Austria pada hari Kamis, tetapi jadwal ini masih dikaji ulang.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Penangguhan operasi penyelamatan juga diambil oleh tim dari Jerman Federal Agency for Technical Relief (TSW) dan sebuah lembaga nonpemerintah khusus membantu korban bencana alam ISAR Germany, menurut seorang jubir LSM tersebut.

“Beberapa jam terakhir, situasi keamanan di Provinsi Hatay tampaknya berubah,” kata jubir ISAR Stefan Heine. “Semakin banyak laporan terjadinya bentrokan antarfaksi berbeda, tembakan senjata api juga ada.”

Oleh karena itu tim Jerman untuk sekarang masih bersiaga di base camp dan akan melanjutkan misinya bila otoritas perlindungan sipil Turki menyatakan situasi sudah cukup aman.

Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,5 dan 7,8 di bagian selatan Turki dan utara Suriah saat ini telah merenggut hampir 25.000 nyawa dan diyakini angknya masih terus akan bertambah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustriagempaJermanProvinsisuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Tulisan selanjutnya status anak hasil zina Ribuan Wanita Hamil Rusia Terbang ke Argentina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?