Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tragedi Nol Buku, Pelajar Indonesia Dianggap Rabun Baca-tulis

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 6 Juli 2014 12:39 12:39 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 6 Juli 2014 12:39
Bagikan
(Ilustrasi) Budaya baca-tulis di Indonesia masih minim
Bagikan

Hidayatullah.com–Penggagas Gerakan Literasi Sekolah, Satria Dharma menilai, perkembangan budaya literasi masyarakat Indonesia cukup memprihatinkan. Misalnya, sangat minimnya tingkat baca-tulis para pelajar. Saking parahnya, sampai-sampai pelajar Indonesia dianggap rabun membaca-menulis.

“Tahukah Anda bahwa siswa kita dianggap tidak membaca dan tidak menulis jika dibandingkan dengan sesama pelajar di negara-negara lain? Siswa kita rabun membaca dan pincang menulis, kata Taufik Ismail. Ini adalah tragedi nol buku yang telah disampaikan sejak 2005 dan tidak pernah dihiraukan oleh pemerintah,” ucap Satria Dharma kepada Hidayatullah.com di Jakarta baru-baru ini.

Dari berbagai data, Satria mengungkap, kemampuan membaca siswa Indonesia begitu rendah. Sehingga, diperkirakan 70 persen anak-anak Indonesia tidak akan mampu hidup di abad 21 (Prof Iwan Pranoto, Kompas).

Dalam data UNESCO pada tahun 2012, tambah Satria, indeks baca bangsa Indonesia adalah 0,001, atau hanya 1 di antara 1000 orang.

“Begitu rendahnya kemampuan membaca dan menulis para mahasiswa kita, sehingga hampir semua dosen mereka mengeluhkan hal ini. Tapi tentu saja mengeluh semata tidak akan mengubah situasi,” ujar pria yang juga Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tak ada satu pun sekolah di Indonesia yang mewajibkan siswa membaca buku sastra tertentu seperti di negara-negara lain, termasuk negara ASEAN,” tambah Satria melalui rilis resminya, Kamis, 5 Ramadhan 1435 H (3/7/2014).

Satria menilai, kurikulum pendidikan di Indonesia tidak dirancang untuk membuat anak-anak negeri ini memiliki ketrampilan literasi membaca-menulis yang memadai. Padahal, literasi penting untuk menghadapi kehidupan di abad 21.

“Sekedar perbandingan, siswa AMS, SMA di zaman Belanda, wajib menulis sebanyak 108 karangan selama SMA. Berapa banyak karangan yang harus ditulis oleh siswa kita kini?” ungkapnya.

Satria mengutip pernyataan Suparto Brata (sastrawan), “Kalau kurikulum kita diterapkan kepada siswa di Jepang, dijamin dalam 10 tahun Jepang akan mundur seperti kita.”

“Kebijakan pemerintah dalam soal perbukuan sangat tidak mendukung upaya melek literasi anak-anak kita,” tambah Satria.

Menurut Satria, hanya 10 persen keluarga Indonesia yang melakukan kegiatan membaca secara rutin di rumah. “Statistiknya hanya rekaan saja. Tapi Anda boleh membantahnya dengan menyodorkan angka statistik yang benar,” ujarnya.

Yang memprihatinkan lagi, Satria mengungkap, animo menonton televisi anak-anak Indonesia sangat tinggi, yaitu 300 menit per hari, atau 5 kali lipat dari anak-anak Kanada.

“Kita sungguh sukses menciptakan generasi penonton televisi untuk kita persembahkan pada dunia di abad 21 ini,” ujarnya.

Satria pun menawarkan solusi, untuk meningkatkan budaya literasi, Ramadhan merupakan momen memulai gerakan ini.

“(Momen itu) sangat tepat, dan memang sudah selayaknya (gerakan literasi) dimulai di bulan Ramadhan,” ujarnya, seperti diberitakan Hidayatullah.com sebelumnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pendidikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 4 Aparat Saudi Terbunuh Pasca Serangan Kelompok Bersenjata
Tulisan selanjutnya Taliban Bakar Ratusan Truk Tangki Suplai BBM Pasukan NATO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?