Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Bersedia Bayar Centang Biru Twitter NY Times Lenyap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2023 11:47 11:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2023 11:47
Bagikan
twitter konten
Bagikan

Hidayatullah.com– Centang biru pada akun Twitter New York Times lenyap setelah mengatakan media massa ternama itu tidak bersedia membayar untuk tetap menjadi akun resmi.

Twitter mulai menghapus centang biru pada akun-akun yang sebelumnya memperoleh tanda tersebut, setelah mengumumkan bahwa tanda centang hanya akan diberikan kepada akun yang membayar biaya langganan mulai 1 April 2023.

New York Times, bersama dengan beberapa organisasi dan pesohor lainnya, mengatakan mereka tidak akan membayar untuk memperoleh tanda centang tersebut.

Kontan sikap mereka langsung diserang oleh Elon Musk, yang beberapa bulan lalu membeli Twitter dengan harga $44 miliar dan kemudian menyadari bahwa perusahaan itu kekurangan uang untuk operasional.

“Tragedi sesungguhnya terkait @NYTimes adalah propaganda mereka bahkan tidak menarik,” kata Musk di Twitter.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Selain itu, feed mereka di Twitter sama dengan diare. Tidak layak dibaca,” cuit Musk.

Berdasarkan aturan baru Twitter yang dibuat oleh Musk, centang biru yang menunjukkan akun resmi akan mulai dihapus dari akun yang tidak membayarnya. Organisasi yang membutuhkan akun Twitter sekarang diharuskan membayar iuran bulanan $1.000 untuk memperoleh centang emas sebagai tanda bahwa akun tersebut resmi, sementara akun individu harus membayar $8 per bulan untuk memperoleh centang biru.

Uang iuran itu akan menjadi sumber pendapatan bagi Twitter, selain iklan.

Namun, banyak pihak khawatir tanpa adanya proses verifikasi pengelola akun, maka akan sulit untuk membedakan mana akun yang benar-benar asli dan mana yang palsu. Akun resmi dengan demikian bisa diperoleh siapa saja yang berniat buruk dan sanggup membayar.

Selain tidak bersedia untuk membayar iuran bulanan, NY Times juga mengatakan tidak bersedia membayar untuk akun-akun jurnalisnya, lansir BBC Ahad (2/4/2023).

Menyusul pengumuman tersebut, koran itu, yang memiliki pengikut hampir 55 juta di Twitter, langsung kehilangan centang birunya.

Sepuluh ribu organisasi yang paling banyak diikuti di Twitter akan dibebaskan dari aturan tersebut, lapor New York Times mengutip dokumen internal Twitter.

Anehnya, banyak organisasi seperti CNN, Los Angeles Times, dan Washington Post – perusahaan media yang juga mengatakan mereka tidak akan membayar untuk memperoleh centang verifikasi Twitter – sekarang sudah memiliki centang emas. Akun terkait New York Times lainnya, seperti New York Times Arts dan New York Times Travel, juga memiliki centang emas.

Penghapusan centang biru tampaknya dilakukan secara bertahap. Kemungkinan karena sebagian besar prosesnya dilakukan secara manual, menurut laporan The Washington Post, mengutip keterangan sejumlah mantan karyawan Twitter.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Elon MuskNew York Timestwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakistan Bantah Laporan Hubungan Perdagangan dengan Israel
Tulisan selanjutnya Atase Agama Saudi Hadiri Program Buka Puasa Raja Salman di Darunnajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?