Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Bekukan Aset Pengusaha Libanon Penyandang Dana Teroris Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2023 14:39 2:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2023 14:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Inggris hari Selasa (18/4/2023) membekukan penuh aset-aset seorang pengusaha Libanon tersangka penyandang dana kelompok teroris Hizbullah.

Langkah yang diambil Kementerian Keuangan Inggris terhadap Nazem Said Ahmad atas dasar keamanan nasional itu mengikuti langkah serupa yang diambil Amerika Serikat pada tahun 2019.

“Semua aset dan sumber daya ekonomi milik Ahmad di Inggris telah dibekukan dan tidak ada orang Inggris yang boleh berbisnis dengannya atau perusahaan yang dia miliki atau kendalikan,” kata pernyataan kementerian seperti dikutip Reuters.

London menyatakan Organisasi Keamanan Eksternal (sayap militer) Hizbullah sebagai organisasi teroris pada 2001, sementara sayap politiknya tidak dimasukkan sebagai teroris. Tujuh tahun kemudian larangan terkait status teroris itu diperluas ke seluruh aparatus militer Hizbullah. Gerakan Syiah yang didukung Iran itu merupakan pemain politik utama di Libanon.

Menurut Kementerian Keuangan, Ahmad memiliki koleksi karya seni yang banyak di Inggris dan melakukan bisnis dengan seniman, galeri, dan rumah lelang yang berbasis di Inggris.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Sanksi tersebut berarti dia tidak akan lagi dapat berjual-beli di pasar seni Inggris dan tidak ada dealer-dealer lain yang dapat melakukan bisnis dengannya atau perusahaannya.

Pada Desember 2019, Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut Ahmad sebagai “salah satu donor terbesar Hizbullah, mengumpulkan dana melalui hubungannya yang lama terjalin dengan perdagangan ‘blood diamond’ (perdagangan batu mulia yang menyengsarakan dan menumpahkan darah banyak orang ditempat aslinya).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HizbullahinggrisLibanonNazem Said Ahmadsyiahteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PDI-P Merekomendasi Pemerintah jadikan KKB sebagai Kelompok Separatis
Tulisan selanjutnya Hadiah dari Pelaku Riba, Perlukah Diterima?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?