Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Partai Demokrat Janji Legalisasi Sex Toy

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2023 18:33 6:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2023 18:33
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Partai Demokrat Thailand berusaha menarik pemilik suara menjelang pemilu bulan depan dengan janji akan melegalisasi sex toy karena dianggap memiliki sejumlah keuntungan atau manfaat.

Meskipun memiliki reputasi sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang paling bebas untuk urusan seksual, negara mayoritas penganut ajaran Buddha itu masih menganggap ilegal vibrator, dildo dan beragam sex toy lain.

Siapa pun yang terbukti menjualnya dapat menghadapi hukuman tiga tahun penjara atau denda hingga $1.800, meskipun benda-benda itu tersedia secara bebas di kios-kios jalanan di beberapa distrik remang-remang Bangkok. 

Partai Demokrat, yang dikenal royalis, merupakan pemain besar dalam kancah politik Thailand sejak era 1940-an. Namun, suara pendukungnya melemah pada pemilu 2019 dan tampaknya akan terseok-seok dalam pemilu 14 Mei.

“Mainan seks berguna karena dapat menurunkan [angka] prostitusi serta perceraian disebabkan ketidaksepadanan libido seksual, serta [angka] kejahatan terkait seks,” kata perwakilan partai itu Ratchada Thanadirek dalam sebuah pernyataan hari Senin (24/4/2023), seperti dikutip AFP.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

Politisi wanita itu juga mengatakan pemerintah juga kehilangan kesempatan untuk memungut pajak atas impor legal beragam stimulator erotis.

Sementara mainan seks dianggap “tidak bermoral” di sebagian daerah di Thailand, banyak yang masih masuk ke kerajaan itu secara ilegal dari luar negeri, kata Partai Demokrat.

Ratchada mengatakan saat ini tidak ada kontrol kualitas atas mainan seks impor dan sebagian ada yang menyebabkan korsleting sehingga membahayakan keselamatan.

Partai itu mengatakan pihaknya mendukung legalisasi mainan seks untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Partai Demokrat merupakan partai politik tertua Thailand, dan telah melahirkan empat perdana menteri – paling akhir Abhisit Vejjajiva yang memimpin pemerintahan dari 2008 sampai 2011.

Namun, popularitasnya anjlok pada pemilu 2019 yang membawa pemimpin kudeta Prayut Chan-o-Cha ditunjuk sebagai perdana menteri.

Saat ini Partai Demokrat mendapatkan skor jauh di bawah 10 persen dalam jajak pendapat publik.

Partai Demokrat tersandung skandal seks tahun lalu, ketika 14 wanita secara resmi melayangkan gugatan terhadap bekas wakil ketua partai Prinn Panitchpakdi.

Panitchpakdi membantah tuduhan-tuduhan itu, yang saat ini masih diproses hukum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mainan seksPartai Demokratsex toythailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Staf Senior WHO Dipecat Terkait 3 Kasus Pelecehan Seksual
Tulisan selanjutnya Taiwan Deteksi Zat Penyebab Kanker Dalam Mi Instan Asal Indonesia dan Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya

Berita
9 Oktober 2026 18:23
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

7 Oktober 2026 18:59
Berita

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

4 Oktober 2026 21:12
Berita

Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

4 Oktober 2026 21:08
Berita

Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

4 Oktober 2026 17:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?