Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taiwan Deteksi Zat Penyebab Kanker Dalam Mi Instan Asal Indonesia dan Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2023 19:05 7:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2023 19:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Departemen Kesehatan Kota Taipei, Taiwan, hari Senin (24/4/2023) mengumumkan bahwa pihaknya mendeteksi zat penyebab kanker (karsinogenik) di dalam mi instan asal Indonesia dan Malaysia.

Hal itu disampaikan dalam rilis pers Departemen Kesehatan Taipei yang mengumumkan hasil inspeksi acak tahun 2023 atas 30 produk mi instan yang diambil dari sejumlah supermarket, toko tradisional, toko makanan Asia Tenggara, toko kelontong, dan importir grosir. Dari produk-produk yang diuji, 25 merupakan produk impor dan lima dibuat di dalam negeri, lapor Taiwan News Selasa (25/4/2023).

Hasilnya, satu produk dari Malaysia dan satu dari Indonesia diketahui mengandung ethylene oxide dalam kadar berlebihan, yang dapat meningkatkan risiko limfoma (kanker limfa) dan leukemia (kanker darah), serta kanker lambung (perut) dan kanker payudara, menurut National Cancer Institute.

Mi instan Malaysia yang bermasalah itu adalah “Ah Lai White Curry Noodles,” sementara mi instan asal Indonesian dimaksud adalah “Indomie Special Chicken Flavour” (Indomie rasa ayam spesial). Kadar ethylene oxide di dalam kedua produk itu ditemukan melebihi kadar standar residu pestisida yang diperbolehkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan.

Di dalam bumbu mi instan Indonesia tersebut diketahui mengandung 0,187mg/kg ethylene oxide (etilen oksida). Sedangkan di dalam produk mi Malaysia mengandung 0,065 mg/kg etilen oksida dan 0,084 mg/kg etilen oksida terdeteksi di dalam kemasan sausnya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Kementerian Kesehatan memerintahkan agar produk-produk itu disingkirkan dari rak penjualan. Importir produk harus menanggung denda sebesar NT$60.000 dan NT$200 juta karena melanggar Undang-Undang Keamanan Pangan dan Sanitasi

Departemen kesehatan Taipei mengingatkan operator industri makanan bahwa Taiwan belum menyetujui penggunaan etilen oksida sebagai pestisida, dan tidak mengizinkan penggunaan gas etilen oksida untuk tujuan desinfeksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ethylene oxideetilen oksidaHeadlineIndomiekankermi instanTaiwan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Demokrat Janji Legalisasi Sex Toy
Tulisan selanjutnya Gelombang Panas Melanda Negara-Negara Asia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?