Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Tuntut Penyelidikan atas Tewasnya 3 Tentara Zionis dalam Bentrokan dengan Pasukan Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Juni 2023 11:26 11:26 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juni 2023 11:26
Bagikan
Tentara ‘Israel’ meratapi kematian Lia Ben Nun, yang tewas dalam insiden lintas perbatasan dengan Mesir (AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Ahad, ‘Israel’ menguburkan tiga tentaranya yang tewas dalam baku tembak di perbatasannya.  ‘Israel’ mengumumkan penyelidikan “mendalam dan menyeluruh” atas kematian tentaranya di perbatasan yang dinilai selalu aman dengan pihak Mesir.

Sementara Mesir menyalahkan bentrokan mematikan di gurun Negev setelah seorang anggota pasukan keamanannya yang juga ikut menjadi korban, dengan mengatakan anggota keamanan telah melintasi perbatasan untuk mengejar pengedar narkoba ketika dia bertemu dengan pasukan penjajah, tulis AP.

Tentara ‘Israel’ mengatakan seorang “penyerang” Mesir menembak mati dua tentara di sebuah pos di perbatasan. Penemuan tubuh mereka memicu perburuan di mana tentara ketiga tewas serta tersangka penyerang.

Daerah perbatasan ‘Israel’ dengan Mesir dinilai selalu aman sejak Mesir menjadi negara Arab pertama yang berdamai dengan negara penjajah ini setelah perjanjian Camp David tahun 1978.

Saat ‘Israel’ berduka atas kematian mereka yang tewas pada hari sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya telah mengirimkan “pesan yang jelas” kepada Mesir, berbicara pada pembukaan rapat kabinet pada hari Ahad.

Baca Juga

Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah

“Kami berharap penyelidikan bersama akan lengkap dan menyeluruh,” katanya. “Ini adalah bagian dari kerja sama keamanan penting di antara kita, yang telah menguntungkan kedua negara selama bertahun-tahun,” tambah dia.

Dua tentara zionis yang mayatnya ditemukan Sabtu dini hari di pos dekat pangkalan militer Harif diidentifikasi bernama Lia Ben Nun, 19, dan Ori Izhak Iluz, 20 dan Ohad Dahan, 20 tahun.

Tentara ‘Israel’ keempat, seorang bintara, mengalami luka ringan. Ben Nun dimakamkan pada hari Ahad di kota Rishon Lezion di wilayah Palestina yang dicaplok ‘Israel’.

“Aku mencintaimu dan sudah merindukanmu,” kata saudara perempuannya Ofir dalam pidatonya. “Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan sekarang.”

Pemakaman Iluz diadakan di kota Safed di utara, dan Dahan dimakamkan di kota Ofakim di selatan.

Penyelidikan penuh

Media zionis mengajukan pertanyaan atas penembakan tersebut, terutama tentang bagaimana penyerang – yang belum teridentifikasi – berhasil melintasi penghalang tinggi yang membentang di sepanjang perbatasan.

Pada hari Ahad, perwira militer Mesir dan perwakilan kementerian pertahanan tiba di ‘Israel’ dan memulai penyelidikan bersama atas insiden tersebut, kata seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan kepada AFP.

Netanyahu pada hari Sabtu menjanjikan “penyelidikan penuh” atas kematian tersebut, dan tokoh senior pemerintah menekankan pentingnya kerja sama dengan Mesir.  Tentara ‘Israel’ sedang melakukan “penyelidikan menyeluruh… bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Mesir”, kata kepala staf militer Herzi Halevi.

Menteri Pertahanan Mesir Mohamed Ahmed Zaki dan Menteri Pertahanan ‘Israel’ Yoav Gallant telah mengadakan pembicara melalui telepon menyoroti “pentingnya hubungan antara keduanya”.

Zaki, menggarisbawahi “koordinasi bersama untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghindari terulangnya insiden semacam ini di masa depan”, menurut juru bicara tentara Mesir.

Kasus ini adalah baku tembak mematikan pertama di sepanjang perbatasan ‘Israel’-Mesir dalam lebih dari satu dekade. Tahun 2014, dua tentara ‘Israel’ yang sedang berpatroli terluka oleh orang tak dikenal yang menembakkan senjata anti-tank dari Sinai selama upaya penyelundupan narkoba.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelMesirperbatasan mesirZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meksiko Secara Penuh Akui Palestina Sebagai Negara
Tulisan selanjutnya KAMMI Turki Adakan Youth Leadership Training di Kota Sakarya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara

Berita
4 Agustus 2026 20:41
Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua

Terbaru

  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader

7 Agustus 2026 18:00
Berita

Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil

7 Agustus 2026 16:00
Berita

Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

7 Agustus 2026 11:40
Berita

Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos

7 Agustus 2026 08:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?