Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz Gerebek Markas KKB, OPM Menantang Aparat!

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Juni 2023 11:55 11:55 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Juni 2023 11:34
Bagikan
Tim gabungan satgas Damai Cartenz saat melakukan penggerebekan markas KKB Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen, Papua. (Foto RRI)
Bagikan

Hidayatullah.com—Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz berhasil menggerebek markas KKB di Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kepulauan Yapen, Papua. Penggrebekan ini dilakukan usai adanya pembakaran alat berat dan mengibarkan bendera Bintang Kejora.

“Peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada 29 Mei 2023 di Kampung Woda, Distrik Rainbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka,” kata PLH Wakil Kepala Ops Damai Cartenz, Kombes Joko Sulistio dalam keterangannya, Ahad (18/6/2023) dikutip KBRN.

Joko mengatakan penggrebekan dilakukan pada Jumat (15/6/2023) dan pihaknya mengamankan satu pucuk senjata api rakitan berbahan kayu. Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan bendera Bintang Kejora berukuran 25 cm x 15 cm.

“Ditemukan senjata api rakitan dan puluhan barang bukti lainnya. Kemudian, barang bukti tersebut kami amankan dan diserahkan kepada Polres Kepulauan Yapen untuk ditindaklanjuti,” ujar Joko.

Dalam penggrebekan ini,  tidak ada anggkota KKB yang diamankan. Setelah adanya penggerebekan, lanjut Joko, pihaknya akan melakukan patroli untuk memberikan rasa aman.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

 “Kita berjalan kaki untuk mencapai lokasi markas KKB tersebut. Jarak yang kita tempuh yakni dua jam perjalanan,” kata Joko lagi.

Menantang Aparat

Sementara itu, Fernando Warobay, Panglima Kodap II TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat), sayap militer Organisasi Separatisme Papua (OPM) Saireri mengklaim senjata rakitan di Kampung Mambo kata Warobay hanya senjata rakitan masyarakat kampung Mambo untuk berburu babi hutan dan Laolao.

“Senjata rakitan itu menggunakan korek api untuk berburu babi hutan, laolao dan buruan lainnya. Jadi alat-alat itu mereka gunakan untuk mata pencaharian, bukan senjata betulan, ” demikian klaimnya dikutip Suarapapua.com.

Warobay bahkan menantang aparat TNI dan Polri menyerang markas mereka (TPNPB). “Jadi kejadian dari dua minggu lalu, hingga di Ambaidiru di Kepulauan Yapen secara keseluruhan ada semacam cipta kondisi untuk sasarannya kepada TPNPB Kodap II Saireri. Tapi kami sudah siap memang jika mereka [TNI/Polri] datang,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan tim Satgas Damai Cartens dan personil Polri dari Polres Kepulauan Yapen telah menemukan markas TPNPN-OPM di Ambaidiru, dan menemukan senjata rakitan, rompi loreng, parang dan alat-alat lainnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineKKBOPMSatgas Damai Cartens
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim di Malaysia dan Brunei Darussalam Merayakan Idul Adha pada 29 Juni 2023
Tulisan selanjutnya Es Mencair di Puncak Gunung Rakyat Swiss Setuju Pangkas Emisi Karbon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?