Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemakaman Islam Kuno Kairo Dibayangi Ancaman Penggusuran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Juni 2023 00:21 12:21 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Juni 2023 06:00
Bagikan
Pemakaman Kuno Kairo
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebuah proyek perluasan jalan dan pembangunan jembatan di Kairo telah mengancam eksistensi ribuan makam di pemakaman Islam kuno. Proyek yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan itu mendapat protes mulai dari para konservasionis hingga anggota keluarga, lapor Reuters.

Daftar isi
  • Arsitektur unik
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Dikenal sebagai City of the Dead atau Kota Orang Mati, makam di sepanjang tepi timur Kairo telah menjadi tempat peristirahatan bagi warga Muslim Mesir sejak kedatangan Islam pada abad ketujuh Masehi.

Situs yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Dunia itu terbentang luas sejauh 10 kilometer persegi. Banyak keluarga paling terkemuka di Kairo memiliki ikatan yang dalam dengan pemakaman tersebut, tempat mereka menguburkan orang terkasih.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah telah menggunakan penggali dan buldoser untuk menggusur ribuan kuburan untuk jalan raya yang akan menghubungkan Kairo dengan ibu kota baru yang sedang dibangun, 50 kilometer (31 mil) ke arah timur.

Beberapa pemilik makam, yang ingin memindahkan jenazah anggota keluarganya, mengaku hanya diberi sedikit waktu sebelumnya penggusuran.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

“Kami berdiri di sini di kuburan tempat ibu saya dimakamkan, bersama nenek saya, ayahnya, dan banyak anggota keluarga lainnya,” kata Hisham Kassem, seorang aktivis politik dan mantan penerbit.

“Saya diberitahu beberapa hari yang lalu untuk bersiap-siap memindahkan jenazah ke tempat lain bernama Al-Roubaiky dan saya akan diberitahu tiga atau empat hari sebelumnya.”

Setelah ramai protes di media sosial, Presiden Abdel Fattah Al-Sisi pekan lalu memerintahkan agar sebuah komite dibentuk untuk “menilai situasi dan mempertimbangkan alternatif yang ada”.

Pemerintah mengatakan tidak berniat menghancurkan monumen yang dianggap bersejarah. Namun hanya 102 situs di antara lebih dari 2,5 juta makam di kawasan tersebut yang telah menerima penunjukan ini, kata para pelestari lingkungan.

UNESCO mengatakan kawasan itu harus dilestarikan. Badan PBB itu akan memeriksa kasus tersebut pada September 2023.

Arsitektur unik

Biasanya dibangun di sekitar halaman pribadi, makam tersebut telah dibangun selama rentang sejarah Islam dalam berbagai gaya, banyak di antaranya unik di Mesir, kata para ahli. Banyak yang berisi karya seni marmer, kayu, dan logam yang diukir dengan hiasan Arabesque.

Di antara makam-makam tersebut adalah para politisi abad ke-19 dan awal abad ke-20, termasuk pemimpin nasionalis, Ahmed Urabi, dan makam spektakuler para sultan Mamluk yang memerintah Mesir dari tahun 1250 M hingga 1517 M.

Juga dimakamkan di sana adalah Imam Syafii, pendiri salah satu dari empat mazhab Islam Sunni, yang wafat pada tahun 820 Masehi.

Hossam Abdel Azeem, seorang penggemar budaya, bekerja sama dengan sukarelawan lainnya untuk menyelamatkan artefak, termasuk dua batu nisan abad ke-9 yang baru-baru ini ditemukan di reruntuhan makam yang dihancurkan.

Jenazah telah dikubur di daerah itu sejak setelah tentara Arab, yang dipimpin oleh Amr ibn Al-Aas membawa Islam ke Mesir pada 640 M, kata Moaaz Lafi, seorang spesialis seni dan arsitektur Islam, menambahkan banyak dari sejarah panjang itu sekarang bisa jadi. hilang.

“Saya membayangkan, dalam waktu lima tahun, kita tidak akan menemukan apa pun kecuali mungkin 20 persen dari Kota Kematian saat ini,” kata Lafi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineislamKairoMakam Imam SyafiiMesirPemakaman Kuno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Aqsha BSD Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Hari Raya Idul Adha Mulai 28-30 Juni
Tulisan selanjutnya muslim india India Melarang Film Dokumenter Al Jazeera tentang Persekusi Muslim oleh Kelompok Hindu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?