Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amnesty Tuding Spanyol dan Maroko Menutupi Kematian Puluhan Migran di Melila

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2023 11:40 11:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juni 2023 09:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Satu tahun sejak puluhan migran dan pengungsi tewas akibat berebut memanjat pagar di perbatasan antara Spanyol dan Maroko di Melila, Amnesty International menuding kedua negara itu menutupi tragedi itu.

Pada 24 Juni 2022,  kepanikan dan desak-desakan terjadi ketika pasukan keamanan Maroko dan Spanyol bentrok di Melilea – teritori kecil Spanyol di Maroko – di mana hampir 2.000 migran dan pencari suaka dari kawasan sub-Sahara Afrika berusaha menyeberang dari Maroko ke Spanyol dengan memanjat pagar perbatasan. Sekitar 37 orang tewas dan 76 lainnya masih dinyatakan hilang, kata Amnesty International.

“Satu tahun setelah kemalangan di Melilla, pihak berwenang Spanyol dan Maroko tidak hanya terus menyangkal tanggung jawab tetapi juga menghalangi upaya untuk menemukan kebenaran. Jasad-jasad masih terbaring di kamar mayat dan di kuburan, dan upaya untuk mengidentifikasi korban tewas dan memberi tahu kerabat mereka dihalangi,” kata Sekjen Amnesti Internasional Agnes Callamard dalam sebuah pernyataan hari Jumat (23/6/223).

Maroko mengatakan 23 orang tewas dalam insiden itu, sementara Spanyol mengatakan tidak ada kematian yang terjadi di wilayahnya.

Organisasi HAM itu mengatakan bahwa kerabat korban tewas dan hilang sampai saat ini terombang-ambing dalam upaya mereka mencari tahu apa yang terjadi pada orang yang mereka cintai. Tidak hanya itu dan upaya untuk memastikan “keadilan, kebenaran, dan reparasi” dihalang-halangi oleh pihak berwenang Spanyol dan Maroko.

Baca Juga

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Amnesty mengatakan pihak berwenang di Spanyol dan Maroko telah gagal memberikan daftar lengkap nama-nama korban dan penyebab kematian mereka atau rekaman kamera CCTV yang dapat membantu penyelidikan. lansir DW.

Pihak berwenang Spanyol menolak untuk membuka investigasi independen, imbuh Amnesty.

Pada bulan Desember 2022, kejaksaan Spanyol membatalkan penyelidikan atas kematian-kematian itu, dengan mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti adanya pelanggaran kriminal oleh pasukan keamanan Spanyol.

Pihak kejaksaan Spanyol juga mengatakan bahwa para migran itu bersikap “bermusuhan dan melakukan kekerasan,” dan bahwa pasukan keamanan Spanyol “tidak punya alasan untuk percaya bahwa di antara mereka ada orang yang berisiko yang membutuhkan bantuan.”

Sementara itu, Amnesty International juga mengatakan pihak berwenang Maroko belum memulai penyelidikan apapun terhadap penggunaan kekuatan oleh petugas penjaga perbatasan. Selain itu, Maroko mempersulit keluarga dan LSM untuk memulai pencarian orang yang hilang dan meninggal.

“Permintaan tertulis Amnesty International kepada pemerintah Maroko dan Spanyol yang meminta mereka untuk berbagi informasi, sejauh ini belum dijawab.” kata organisasi HAM itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty InternationalmarokoMelilaSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zona Merah Rabies di Bali Membengkak sampai 27 Desa
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Dakwa Perusahaan dan Warga China Pemasok Bahan Baku Fentanyl

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Berita
9 Juli 2026 13:42
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan

9 Juli 2026 18:30
Berita

Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab

9 Juli 2026 16:05
Berita

Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris

9 Juli 2026 15:31
sakit
Berita

Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

9 Juli 2026 13:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?