Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari $200 Miliar Ditilep Lewat Bantuan Covid-19 Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juni 2023 19:14 7:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2023 19:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Amerika Serikat kehilangan $200 miliar lewat program penanggulangan dampak Covid-19.

Sedikitnya 17% dari seluruh dana berkaitan dengan bantuan pemerintah terkait dampak Covid-19, skema Economic Injury Disaster Loan (EIDL) dan Paycheck Protection Program (PPP), justru dicairkan kepada pelaku yang berpotensi melakukan penipuan, menurut laporan yang dirilis hari Selasa (27/6/2023) oleh kantor inspektorat jenderal yang mengawasi U.S. Small Business Administration (SBA).

Selama masa pandemi, SBA mencairkan sekitar $1,2 triliun dana EIDL dan PPP.

SBA menpertanyakan angka $200 miliar yang disodorkan kantor inspektorat jenderal dan menilai lembaga itu sangat berlebihan.

SBA mengatakan pakar-pakanya memperkirakan potensi penipuan hanya sekitar $36 miliar dan menambahkan bahwa lebih dari 86% dari dugaan penipuan itu terjadi pada 2020, di era Presiden Donald Trump. Presiden Joe Biden baru menjabat mulai Januari 2021, lapor Reuters.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Penipuan menurut estimasi kantor inspektorat jenderal untuk dana EIDL mencapai lebih dari $136 miliar, sementara dana PPP diperkirakan $64 miliar.

Amerika Serikat menyelidiki banyak kasus penipuan berkaitan progam bantuan pemerintah. Pada Mei 2021, Jaksa Agung Merrick Garland meluncurkan COVID-19 Fraud Enforcement Task Force.

Tahun lalu, Departemen Kehakiman AS menunjuk jaksa federal Kevin Chambers untuk memimpin penyelidikan dugaan skema penipuan yang bermaksud menipu program bantuan pandemi pemerintah.

Pada September 2022, inspektorat jenderal untuk Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan para penipu diduga menilep $45,6 miliar dari program asuransi pengangguran semasa pandemi Covid-19 dengan cara antara lain menggunakan nomor Social Security orang yang sudah meninggal dunia.

Juga pada bulan September, jaksa federal mendakwa puluhan terdakwa, yang dituduh mencuri $250 juta dari program bantuan pemerintah yang seharusnya untuk biaya makan anak-anak yang membutuhkan selama pandemi.

Awal tahun ini, sebuah laporan lembaga pengawas lain mengatakan pemerintah AS sepertinya menyalurkan sekitar $5,4 miliar dalam bentuk bantuan Covid-19 ke orang pemegang nomor Social Security bermasalah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcovid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Revenge Porn Harus Disanksi Maksimal, Tapi Masyarakat juga Jangan Bugil di Depan Kamera
Tulisan selanjutnya Lagi, Kepala Tikus Ditemukan Dalam Kotak Makan Siang di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?