Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hampir 1 Juta Orang Mencari Suaka di Uni Eropa Pada 2022

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juli 2023 17:01 5:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juli 2023 17:01
Bagikan
Salah satu kapal migran gelap Afrika menuju Eropa oleng di tengah laut.
Bagikan

Hidayatullah.com– Permohonan suaka di negara Uni Eropa pada 2022 melonjak ke angka hampir 1 juta, kata European Union Agency for Asylum (EUAA) hari Selasa (4/7/2023).

Badan itu mengatakan ada 996.000 permohonan suaka tahun lalu, 53% lebih banyak dari 2021.

Orang-orang dari Suriah, Afghanistan, Turki, Venezuela, dan Kolombia termasuk kelompok yang paling banyak mengajukan suaka.

Jerman mendapatkan permohonan terbesar dengan 244.000, diikuti oleh Prancis, Spanyol, Austria, dan Italia. 

Sementara itu, orang Ukraina yang melarikan diri dari perang di negaranya diberikan status perlindungan sementara khusus.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Sekitar 4 juta orang Ukraina tinggal di Uni Eropa. Mereka bukan bagian dari hampir satu juta permohonan suaka yang diajukan tahun lalu tersebut, lapor DW Rabu (5/7/2023).

Laporan itu dimunculkan saat para pemimpin Uni Eropa memperdebatkan kebijakan migrasi baru, terutama bagi mereka yang sudah mencapai Eropa tanpa melalui jalur legal.

Rencana kebijakan migrasi baru ini menjadi fokus para pemimpin Uni Eropa menyusul rentetan tragedi tenggelamnya kapal pembawa migran di Laut Mediterania belakang ini.

Uni Eropa baru-baru ini menyetujui rencana yang memungkinkan negara-negara anggota menerima sejumlah migran atau membayar hingga €20.000 ($21.000) untuk setiap orang yang mereka tolak suakanya agar para migran dan pengungsi dapat kembali ke negara asalnya.

Hungaria dan Polandia sudah menyatakan keberatan dengan rencana itu. Perdana Menteri Hungaria Victor Orban kepada kanal televisi pemerintah pekan lalu mengatakan tidak akan menerapkan rencana rencana itu.

Sementara Kanselir Jerman Olaf Scholz menyatakan setuju, karena rencana itu akan memberikan negara anggota Uni Eropa sejumlah pilihan terkait penanganan migran dan pengungsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:migrasisuakaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Setujui Pembuangan Air Limbah Reaktor Nuklir Fukushima ke Laut
Tulisan selanjutnya ‘Kiai Mbeling’ Emha Ainun Nadjib Alami Pendarahan Otak, Sejumlah Tokoh Mendokan Kesembuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?