Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB Setujui Pembuangan Air Limbah Reaktor Nuklir Fukushima ke Laut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juli 2023 15:11 3:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juli 2023 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah lembaga pengawas di barah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa rencana Jepang untuk membuang air limbah pendingin reaktor nuklir Fukushima ke laut sudah memenuhi standar internasional.

International Atomic Energy Agency (IAEA) mengatakan pembuangan limbah itu ke laut yidak akan banyak berdampak terhadap lingkungan.

Pengelola pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima kehabisan tempat penyimpanan untuk air tersebut, yang dipergunakan untuk mendinginkan reaktor nuklir yang rusak akibat gempa dan tsunami.

Pada tahun 2011, tsunami yang dipicu oleh gempa berkekuatan 9,0 skala richter membanjiri tiga reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Bencana tersebut dianggap sebagai malapetaka nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl.

Lebih dari 150.000 orang dievakuasi dari zona eksklusi di sekitar PLTN itu, yang masih berdiri meskipun mengalami kerusakan parah di sejumlah bagian. Penonaktifan PLTN juga sudah dimulai, tetapi untuk menuntaskan prosesnya bisa memakan waktu puluhan tahun.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Kepala IAEA Rafael Grossi merilis hasil pengkajian terhadap keamanan PLTN itu yang dilakukan selama 2 tahun pada hari Selasa (4/7/2023), dia menyebutnya sebagai tidak memihak dan ilmiah. Dia juga berjanji untuk terus melakukan kontak dengan Jepang setelah airnya dibuang, lansir BBC.

Pada bulan Mei, IAEA mengatakan bahwa operator PLTN tersebut, Tokyo Electric Power (Tepco), telah menunjukkan kemampuannya untuk membuat “pengukuran yang akurat dan tepat” perihal jumlah radiasi yang ada dalam air limbah yang diolah tersebut. Persetujuan akhir dari Tepco kemungkinan muncul paling cepat pekan ini.

PLTN Fukushima itu menghasilan 100 meter kubik air limbah setiap hari. Tangki-tangki yang mereka miliki hanya dapat menampung 1,3 juta meter kubik.

Sebagian besar unsur radioaktif yang terdapat pada air limbah itu telah disaring dari air, kecuali bentuk radioaktif dari hidrogen dan karbon — masing-masing disebut tritium dan karbon 14. Kedua isotop tersebut sulit dipisahkan dari air.

Tokyo mengatakan air limbah yang akan dilepaskan ke Samudera Pasifik itu, yang telah dicampur dengan air laut, memiliki kadar tritium dan karbon 14 yang memenuhi standar keamanan.

Pembangkit-pembangkit listrik tenaga nuklir di seluruh dunia secara berkala membuang air limbah dengan tingkat tritium di atas air limbah Fukushima.

Meskipun demikian, hasil pengkajian IAEA terhadap limbah dari Fukushima itu tidak menghilangkan kekhawatiran masyarakat Jepang dan negara tetangga.

China mengkritik keras rencana Jepang itu dan memperingatkan IAEA agar jangan mendukungnya.

Sementara di Korea Selatan, masyarakat memborong dan menimbun garam laut di rumah karena memreka khawatir akan kekurangan stok garam akibat pencemaran oleh limbah Fukushima tersebut.

Komunitas nelayan lokal juga sangat keberatan, mengatakan langkah itu justru akan semakin merusak reputasi mereka, dengan mengatakan siapa yang mau membeli ikan hasil tangkapan dari perairan yang tercemar limbah nuklir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FukushimaIAEAJepangnuklirPBBPLTN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumlah Jamaah Haji Tahun Depan 221.000, Indonesia Kembali Terima Kuota Normal
Tulisan selanjutnya Hampir 1 Juta Orang Mencari Suaka di Uni Eropa Pada 2022

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?