Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fatwa Mati Pemicu Kerusuhan Miss World

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 November 2002 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2002 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat senior negara bagian Nigeria mengeluarkan fatwa agar umat Islam membunuh penulis artikel tentang Miss World di salah satu surat kabar yang telah dianggap memicu kerusuhan Islam-Kristen dengan ratusan jiwa. “Sama seperti hujatan yang dilakukan novelis India Salman Rushdie, darah Isioma Daniel dapat juga tumpah,” kata Wakil Gubernur Mahamoud Shinkafi di depan rapat umum umat Islam di Gusau, ibukota negara bagian Zamfara, Senin (25/11). Daniel, adalah seorang penulis gaya busana di surat kabar This Day, hari-hari sedang menjalani pemeriksaan oleh polisi secara tersembunyi sehubungan dengan artikelnya yang telah memancing pertumpahan darah. Diantara tulisan itu, ia menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW akan menyetujui kontes Miss World. Bahkan, dalam artikel tersebut, Daniel secara kasar mengatakan kemungkinan dia (Nabi Muhammad) akan memilih salah satu dari kontestan ratu sejagat Miss World untuk dinikahinya bila Muhammad masih hidup. Daniel sendiri tidak diketahui beragama apa. Dangaladima mengatakan, para pekerja This Day lainnya tidak dikenakan fatwa tersebut, kecuali Daniel. Zamfara adalah negara bagian pertama dari 12 negara bagian yang menerapkan hukum Islam setelah penguasa militer Nigeria memberikan jalan bagi pemerintahan terpilih pada 1999. Kerusuhan antar umat beragama sejak itu telah merenggut korban ribuan jiwa di Nigeria. Mundur dari Miss World Sementara itu, kontestan Ratu Dunia (Miss World) asal Korea Selatan, Jang Yu-kyong, 19, menarik diri dari ajang adu kecantikan dunia itu menyusul kerusuhan SARA di Nigeria yang dipicu kontes tersebut. Yu-kyong memilih mundur dengan alasan tidak sesuai lagi dengan hati nuraninya. “Saya telah memutuskan menarik diri dari kontes di London, karena saya tak bisa mengikuti kontes itu dengan bibir tersenyum setelah menyaksikan krisis yang mengakibatkan ratusan orang mati,” ujar Jang kepada wartawan. Dengan keputusan itu, Jang terbang kembali ke Korea Selatan Selasa (26/11). Kerusuhan berlatarbelakang SARA itu bermula ketika sebuah koran lokal Nogeria mengeluarkan artikel yang bernuansa sara. Kerusuhan yang mengakibatkan sedikitnya 215 orang tewas dan 500 luka-luka. Kerusuhan itu bermula dari protes pemuda muslim setempat menyangkut sebuah tulisan Daniel di The Day, Kamis (21/11), menyangkut kontes Miss World yang dianggap menghina Nabi Muhammad. Protes itu kemudian menjadi bentrok berdarah yang tidak terhindarkan. Sebelumnya, panitia kontes ratu kecantikan (Miss World) sudah banyak diperingatkan masyarakat setempat –yang mayoritas beragama Islam– untuk tidak melanjutkan kegiatan kontes tersebut. Sayangnya, panitia tetap bersikukuh bahkan mekahirkan artikel hinaan bernuansa Sara. Menyusul kerusuhan itu, penyelenggaraan kontes Ratu Dunia yang dijadwalkan di Nigeria dipindah mendadak ke Inggris dengan tidak mengubah tanggal. Para kontestan yang sudah tiba di Nigeria pertengahan November lalu untuk mengikuti serangkaian acara pra-kontes harus diterbangkan ke London. (ap/sy/wp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU Usul Penghapusan Kolom Agama di KTP
Tulisan selanjutnya Hampir Semua Jenazah Bom Bali Telanjang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?