Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyanyi Irlandia Sinéad O’Connor Shuhada’ Sadaqat Wafat di Usia 56 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2023 08:11 8:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2023 06:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hari Rabu (26/7/2023) keluarga Sinéad O’Connor (Shuhada’ Sadaqat) mengeluarkan pernyataan singkat berisi pemberitahuan bahwa penyanyi wanita asal Irlandia itu telah wafat falam usia 56 tahun.

“Dengan sangat sedih kami mengumumkan meninggalnya Sinéad yang kami tercinta,” bunyi pernyataan itu. “Keluarga dan teman-temannya sangat terpukul dan meminta privasi pada saat yang sangat sulit ini.”

Kematian penyanyi itu terjadi 18 bulan setelah putranya yang berusia 17 tahun, Shane, meninggal setelah keluar  dari rumah sakit saat dalam pengawasan risiko bunuh diri. Sinead O’Connor masih memiliki tiga anak lainnya, lansir The Guardian.

Agama dan spiritualitas senantiasa menandai hidupnya. Di punggung tangannya ada tato bertuliskan “singa Yehuda akan mematahkan setiap rantai” dan di dadanya ada tato besar bergambar Yesus. Di lehernya tertulis “segala sesuatu harus berlalu”, yang juga merupakan kutipan dari Bibel.

Pada akhir 1990-an dia ditahbiskan sebagai pendeta oleh seorang uskup dari kelompok Katolik independen dan berkata dia ingin dikenal sebagai Bunda Bernadette Mary. Pada 2018 dia masuk Islam dan mengubahnya namanya menjadi Shuhada ‘Sadaqat, tapi masih tampil di panggung dengan nama aslinya.

Baca Juga

Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah

Dia mengalami masalah kesehatan mental dan fisik, yang dia ceritakan dalam rentetan unggahan dan wawancara di media sosial, nada bicaranya bervariasi dari murung hingga menderita.

Dilahirkan di selatan Dublin pada tahun 1966, debut album nominasi O’Connor yang mendapatkan nominasi Grammy, The Lion and the Cobra, dirilis pada 1987. Namanya melambung ke puncak ketenaran dengan menyanyikan ulang lagu Prince berjudul Nothing Compares 2 U, yang terjual jutaan kopi. Di era internet, video musik lagu tersebut ditonton lewat YouTube lebih dari 400 juta kali.

Sinéad O’Connor kemudian dikenal dengan sebagai penyanyi berwajah cantik dan berkepala plontos yang tidak segan menyuarakan pendapatnya secara lantang.

Aksinya merobek foto Paus Paulus II dalam acara televisi Saturday Night Live pada 1992 mengundang hujatan, ancaman mati dan boikot dari radio-radio. Penyanyi senior Frank Sinatra berkomentar ingin “menendang pantatnya”.

Banyak kalangan menilai aksi O’Connor itu dilakukan karena dia kesal dengan Gereja Katolik yang menutupi skandal-skandal seksual di lingkungan gereja selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2021 dia menerbitkan sebuah memoar, Rememberings, berisi pemaparan perihal penderitaannya di masa kecil akibat perlakuan buruk yang dilakukan oleh ibunya sendiri – yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada tahun 1985 – serta masa sekolahnya yang bermasalah, kleptomania, ketenaran sebagai seorang bintang pop, perceraian serta gangguan kesehatan mental yang dialami selama hidupnya.

Awal tahun ini Sinéad O’Connor menerima penghargaan dari RTÉ Choice Music Prize awards untuk album klasik Irlandia yang dibuatnya. Dia mendedikasikannya untuk para pengungsi di Irlandia. “Kalian sangat diterima di Irlandia… Saya sangat mencintai kalian dan berdoa untuk kebahagiaan kalian,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIrlandiaSinéad O’Connor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina Bersatu, Erdogan Pertemukan Mahmud Abbas dan Ismail Haniyah
Tulisan selanjutnya Hindari Praktik LGBT, Walkot Jakarta Timur Minta Hutan Kota Cawang Dijaga Ketat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’

Berita
3 Agustus 2026 14:13
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
Jadi Sengketa Keluarga Berkepanjangan, Pemerintah Singapura Ambil Alih Kepemilikan Rumah Lee Kuan Yew
Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia

Terbaru

  • Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
  • Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
  • PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
  • SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
  • Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
  • Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah
  • Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina
  • Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
  • Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
  • Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina

6 Agustus 2026 10:45
Berita

Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih

5 Agustus 2026 18:00
Berita

Perang dengan Iran Kuras Persediaan Rudal Amerika Serikat

5 Agustus 2026 17:00
Berita

Pengembangan ‘Warisan Budaya’, Dalih Zionis Perkuat Cengkraman atas Tepi Barat

5 Agustus 2026 12:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?