Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Brutal! Pemuda Kulit Hitam Tewas dengan >46 Luka Tembakan Polisi Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2022 12:24 12:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2022 12:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kebrutalan polisi Amerika Serikat terjadi lagi. Seorang pemuda kulit hitam tewas di tangan sejumlah anggota kepolisian Ohio dengan luka tembak lebih dari 46 luka tembakan atau gesekan rumput di tubuhnya, menurut hasil otopsi.

Petugas pemeriksaan medis mengatakan sulit untuk memastikan pelu mana yang menewaskan Jayland Walker, atau berapa banyak total tembakan yang melukai tubuhnya sebab bekas lukanya sangat banyak.

Laporan otopsi itu dimunculkan dua hari setelah ratusan orang berduka menghadiri pemakaman pemuda berusia 25 tahun itu di kota Akron.

Disebabkan maraknya aksi protes, hari Jumat malam pihak berwenang mengumumkan jam malam.

Menurut petugas medis yang memeriksa jasadnya, Walker mengalami luka fatal di bagian jantung, paru-paru dan arteri dalam penembakan yang terjadi pada malam hari tanggal 27 Juni di kota Akron.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nyawa Walker melayang setelah pelanggaran kecil berubah menjadi aksi kejar-kejaran dengan mobil polisi selama enam menit.

Polisi mengatakan bahwa Walker sempat melepaskan satu tembakan 40 detik sebelum kejar-kejaran itu terjadi.

Rekaman kamera yang terpasang di badan polisi menunjukkan Walker – yang mengenakan masker ski – melompat dari sebuah mobil yang

sedang berjalan dari sisi kursi penumpang, lalu mengendap-endap menuju sebuah lapangan parkir di mana kemudian sejumlah polisi mengejar, mengepung sambil melepaskan tembakan bertubi-tubi dari arah berbeda.

Kualitas gambar video terlalu buram untuk dapat memastikan apakah Walker melakukan “tindakan ancaman” ke arah petugas, sehingga mereka merasa perlu untuk melepaskan tembakan bertubi-tubi pada waktu bersamaan ke aranys.

Akan tetapi, Walker tidak membawa senjata ketika berlari dikejar petugas dan keluarganya, lewat pengacara, mengatakan tidak ada alasan untuk menembak mati pemuda itu.

Polisi menemukan satu pucuk pistol kosong tidak berpeluru, satu klip amunisi dan cincin kawin di bagia kursi pengemudi di mobilnya.

Pemeriksaan awal menunjukkan ada lebih dari 60 luka tembak di tubuh Walker. Pemeriksa medis wilayah Summit County Dr Lisa Kohler mengatakan “sangat mungkin” satu peluru kemungkinan menyebabkan luka masuk berganda.

Di lokasi kejadian penyidik menemukan hingga 95 selongsong peluru. (Lihat video penembakan di bawah)

Delapan petugas kepolisian yang terlibat dalam penembakan itu – tujuh di antaranya berkulit putih, dan satu berkulit hitam – diberi status cuti berbayar sementara aparat negara bagian Ohio melakukan penyelidikan.

Hari Kamis (14/7/2022), National Association for the Advancement of Colored People, sebuah organisasi pembela hak sipil, meminta kepada Kepala Kejaksaan Ohio Merrick Garland untuk membuka penyelidikan federal atas insiden tersebut dan menyeret polisi yang terlibat ke meja hijau, lansir BBC.

Peristiwa polisi menembak mati warga sipil di Amerika Serikat bukan kabar yang jarang terjadi.

Anggota kepolisian di Minnesota yang menembak mati pemuda kulit hitam berusia 20-an tahun bulan April lalu dijerat dakwaan pembunuhan tidak disengaja.

Petugas kepolisian di Michigan yang menembak pemuda berusia 26 tahun bernama Patrick Lyoya di bagian kepala dikensi dakwaan pembunuhan.

Seperti kasus Walker, penembakan maut terhadap kedua pemuda itu bermula dari upaya polisi menilang pelanggaran lalu lintas.*

Penembakan brutal oleh polisi di Ohio, Amerika Serikat, korban pemuda kulit hitam mengalami puluhan luka tembak.
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AkronAmerika SerikatOhiopenembakanpolisiWalker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Terdakwa Pemboman Pesawat Air India 1985 Ditembak Mati
Tulisan selanjutnya Gembong Narkoba Pendiri Kartel Guadalajara Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?