Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amankan Laut Merah dari Iran Amerika Serikat Kerahkan Pasukan dan Kapal Perang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2023 13:33 1:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Agustus 2023 13:33
Bagikan
Yaman (warna merah)
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat mengerahkan dua kapal perang serta lebih dari 3.000 pelaut dan marinir ke Laut Merah sebagai upaya mengatasi ancaman terhadap pelayaran komersial oleh Iran di perairan itu.

Pentagon mengatakan Iran telah menyita atau berusaha untuk mengambil alih hampir 20 kapal berbendera internasional di kawasan itu selama dua tahun terakhir.

Pasukan AS yang baru tiba di kapal USS Bataan dan USS Carter Hall, memberikan “fleksibilitas dan kemampuan maritim yang lebih besar,” kata US Fifth Fleet di Bahrain hari Senin seperti dilansir Arab News (8/8/2023).

Bataan adalah kapal serbu amfibi yang dapat membawa pesawat sayap tetap, helikopter, dan kapal pendarat. Carter Hall, kapal pendarat dok, mengangkut Marinir dan peralatannya, serta mendaratkan mereka ke darat.

Pengerahan tersebut dilakukan setelah pasukan AS menggagalkan upaya oleh Iran untuk menyita tanker-tanker komersial di perairan internasional dekat Oman pada 5 Juli. Teheran mengatakan salah satu tanker itu, Richmond Voyager yang berbendera Bahama, berbenturan dengan sebuah kapal Iran dan melukai lima krunya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Pada bulan April dan awal Mei, Iran menyita dua tanker minyak dalam sepekan di kawasan perairan tersebut. Insiden itu terjadi setelah Israel dan Amerika Serikat menuding Iran sebagai pelaku serangan drone di lepas pantai Oman pada bulan November 2022 dengan target sebuah kapal tanker yang dioperasikan oleh perusahaan Israel.

Bulan Juli Amerika Serikat mengatakan akan mengerahkan sebuah kapal penghancur, serta jet-jet tempur F-35 dan F-16, serta satu unit ekspedisi laut ke kawasan Timur Tengah guna menangkal upaya Iran untuk menangkap kapal-kapal yang berlayar di kawasan Teluk. Washington juga berencana menempatkan anggota marinir dan personel US Navy di atas tanker-tanker komersial yang melintasi Teluk.

Torbjorn Soltvedt dari perusahaan intelijen risiko Verisk Maplecroft mengatakan isu keamanan akan tetap menjadi titik gesekan dalam hubungan AS-Teluk bahkan jika ancaman yang ditimbulkan oleh serangan Iran terhadap pengiriman mereda dalam jangka pendek.

“Persepsi bahwa AS tidak berbuat cukup untuk mencegah serangan Iran terhadap pelayaran internasional akan tetap ada,” kata Soltvedt, seraya menegaskan bahwa jelas sekali ada kebutuhan untuk mengambil pendekatan lain guna mengatasi masalah ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiranLaut MerahtankertelukTimur Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Bentuk Lembaga Independen untuk Awasi Dua Masjid Suci
Tulisan selanjutnya Lebanon Sebut Film Barbie Promosikan LGBT, Kuwait Larang Pemutarannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?