Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dapat Restu Washington Israel Jual Sistem Pertahanan Rudal Arrow 3 ke Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2023 19:38 7:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Agustus 2023 19:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jerman akan membeli sistem pertahanan rudal Arrow 3 buatan Israel setelah Washington menyetujui penjualan tersebut, kata Israel.

Amerika Serikat pada hari Kamis (17/8/2023) memberikan lampu hijau kepada Israel untuk menjual sistem pertahanan rudal Arrow 3 ke Jerman, kata Kementerian Pertahanan Israel seperti dilansir Deutsche Welle.

Penjualan bernilai $3,5 miliar (€3,2 miliar) itu akan menjadi kesepakatan penjualan sistem pertahanan terbesar yang pernah dibuat Israel, kata kementerian.

Arrow 3, yang dikembangkan bersama oleh badan-badan pertahanan rudal Israel dan Amerika Serikat, dirancang untuk mencegat serangan rudal balistik di atas atmosfer Bumi.

Jerman mengatakan bahwa pihaknya berharap akan menerima pengiriman Arrow 3 pada kuartal keempat 2025.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Ketua komite pertahanan parlemen Jerman, Marie-Agnes Strack-Zimmermann, mengatakan dia “sangat lega” dengan keputusan AS untuk mengizinkan penjualan sistem pertahanan rudal tersebut.

“Sistem tersebut akan beroperasi pada akhir 2025 dan, atas prakarsa kami, akan menjadi bagian dari sistem pertahanan udara Eropa,” katanya kepada kantor berita Jerman DPA.

Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Israel, kesepakatan pembelian tersebut sekarang harus ditandatangani oleh masing-masing kementerian pertahanan kedua negara dan Israel Aerospace Industries, dengan dokumen kontrak yang akan siap pada akhir 2023.

Kontak itu akan didahului oleh sebuah Letter of Commitment (LoC) yang ditandatangani oleh pihak Israel dan Jerman, dengan uang muka $600 juta, kata pernyataan tersebut.

Seorang pejabat pertahanan Israel dikutip oleh  Reuters mengatakan bahwa sistem itu diharapkan akan dapat berfungsi penuh di Jerman pada 2030. 

Pemerintah Jerman menggagas apa yang dinamakan inisiatif European Sky Shield initiative, mendesak para sekutunya di Eropa agar membeli sistem pertahanan itu secara patungan di tengah gencarnya serangan Rusia ke Ukraina. Sejauh ini hampir 20 negara Eropa sudah menandatangani kesepakatan itu.

Sistem pertahanan rudal Arrow 3 terdiri dari sebuah pos komando, sejumlah perangkat radar, perlengkapan peluncuran rudal dan tentunya rudal itu sendiri.

Sistem ini merupakan pertahanan rudal multilayer tertinggi yang dimiliki Israel dan dapat menangkal dan menghancurkan serangan yang melayang di ketinggian lebih dari 100 kilometer (62 mil).

Misil-misil yang dipakai dilengkapi dengan hulu ledak yang akan menabrak target.

Kemampuannya untuk mencegat serangan di ketinggian seperti itu menjadikan Arrow 3 dinilaurelatif aman bahkan untuk menghancurkan hulu ledak nuklir dan hulu ledak konvensional lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatArrow 3israelJermanrudal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Ibu-Ibu Pengajian Obrak-Abrik Lokasi Judi di Binjai, Polisi Mengaku Malu  
Tulisan selanjutnya Polisi Tangkap Penerjun Payung yang Melompat dari Menara Eiffel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?