Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tasyakur 10 Tahun, JIB Gelar Silaturahim Sejarawan dan Pegiat Sejarah Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2023 12:57 12:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Oktober 2023 13:00
Bagikan
Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) telah berusia 10 tahun
Bagikan

Hidayatullah.com—Pada tahun 2023 ini, Komunitas penulisan dan pengkajian sejarah Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) telah berusia 10 tahun. Dalam rangka tasyakur nikmat perjalanan 10 tahun, JIB menggelar acara bertajuk ‘Silaturahim Sejarawan dan Komunitas Muslim’ di Padepokan Sejarah, Sumedang, 7-8 Oktober 2023.

Acara ini dihadiri sejarawan dan berbagai komunitas pegiat literasi dan sejarah dari berbagai kota di Indonesia.

Acara diawali dengan orasi sejarah dua orang sejarawan pembina JIB yaitu Dr. Tiar Anwar Bachtiar dan Syed Alwi Alatas, Ph. D. Dalam orasinya, Alwi Alatas mengawali dengan peran agama Islam yang mendorong gerakan literasi dalam perjalanan peradaban Islam di berbagai kota-kota dunia Islam.

Hadirnya sejarah Islam di Indonesia, menurut dosen sejarah International Islamic University Malaysia (IIUM) ini juga menyumbangkan perkembangan tradisi menulis bagi warga kepulauan Melayu.

Namun, penulisan tersebut dirasa sangat kurang. “Apalagi setelah berlakunya penjajahan menghalangi perkembangan masyarakat dan memarjinalkan catatan-catatan yang ada,” kata doktor sejarah dari IIUM ini.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Karenanya, menurutnya, umat Islam sebenarnya memiliki peranan penting di Indonesia, tetapi kurang tercatat di dalam sejarah.

Oleh karena itu, ia mendorong agar para sejarawan muslim memperkuat otoritas keilmuan sejarah dan melakukan kaderisasi sejarawan. Senada dengan Alwi Alatas, Tiar Anwar Bachtiar menyampaikan bahwa sejarah dibutuhkan bagi negara untuk memperkuat identitasnya. Menurut Doktor Sejarah Universitas Indonesia, pemerintah seharusnya membantu para sejarawan yang telah membantu negara dalam memperkokoh keutuhan bangsa.

Kedua sejarawan tersebut juga mengapresiasi kiprah JIB melalui situs Jejakislam.net dan media sosial yang telah mengedukasi masyarakat tentang sejarah Islam di Indonesia. Hadir dalam acara tersebut filolog naskah Jawa Dr. Susiyanto, Sejarawan Dr. M Isa Anshory, perwakilan guru-guru sejarah, beragam komunitas seperti Sultanate Institute yang fokus meneliti arkeologi Islam, Pimpin Bandung, dan lainnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jejak Islam untuk BangsaJIBsejarahsejarawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Beri Dukungan Kelompok Pembebasan Palestina dan Hamas
Tulisan selanjutnya Gereja Anglikan Afrika Selatan Deklarasikan ‘Israel’ sebagai Negara Apartheid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?