Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bunuh Diri Penyebab Kematian Remaja Thailand yang Dulu Diselamatkan dari Gua Tham Luang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2023 17:58 5:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2023 17:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Duangphet Phromthep alias Dom, salah satu remaja Thailand yang diselamatkan dari dalam gua Tham Luang yang terendam banjir pada 2018, meninggal dunia akibat bunuh diri saat bersekolah di Inggris, menurut petugas koroner yang memeriksa penyebab kematiannya.

Dom menghembuskan napas terakhirnya pada 14 Februari di rumah sakit umum Kettering, dua hari setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekolahnya Brooke House College di Market Harborough, Leicestershire.

Setelah pemeriksaan atas kematian remaja berusia 17 tahun itu pada tanggal 4 Oktober di pengadilan koroner Leicester, Prof Catherine Mason, petugas koroner senior untuk wilayah kota Leicester dan Leicestershire bagian selatan, menuliskan kesimpulan bunuh diri dalam laporannya, lapor PA Media Jumat (27/10/2023).

Dalam catatan pemeriksaan yang dilihat oleh kantor berita PA, Prof Mason mengatakan bahwa Duangphet “tidak dikenal di layanan kesehatan mental, dan tidak diketahui mengapa dia melakukan tindakan tersebut… Hal ini tidak dapat diramalkan atau dicegah. Investigasi polisi tidak menemukan bukti keterlibatan pihak ketiga atau keadaan yang mencurigakan.”

Dom dikabarkan terdaftar tahun lalu sebagai salah satu siswa di sekolah sepakbola di Brooke House College.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dalam pernyataan yang dirilis hari Jumat, kepala sekolah tersebut Ian Smith mengatakan bahwa lembaga pendidikannya masih berduka akan kematian Dom.

Dia juga menepis dugaan bahwa kondisi kesehatan mental Dom tidak terpantau oleh pihak sekolah.

“Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, kesehatan, kesejahteraan, dan kesejahteraan siswa kami adalah prioritas mutlak kami. Hal ini tercermin dalam pemeriksaan pengamanan oleh ISI [Independent Schools Inspectorate] kami terbaru pada April 2023, yang menegaskan bahwa para siswa mengetahui bahwa ada banyak orang yang dapat mereka ajak bicara, bahwa mereka akan percaya diri untuk melakukannya jika mereka merasa ada kekhawatiran, dan mereka tahu bahwa kekhawatiran tersebut akan ditindaklanjuti jika mereka benar-benar mengungkapkannya.”

“Pihak koroner juga berterima kasih kepada seluruh komunitas perguruan tinggi atas kualitas tinggi perawatan, kesejahteraan dan perlindungan siswa kami dan mencatat bahwa kejadian tragis ini sayangnya tidak dapat diramalkan atau diperkirakan sebelumnya.”

Nama Dom sebagai kapten kesebelasan Wild Boars (Moo Pa in Thai) dan kawan-kawan serta seorang pelatihnya menjadi terkenal seantero dunia setelah mereka diselamatkan dari dalam gua Tham Luang, di selatan Thailand, pada 2018.

Dua belas remaja putra itu, yang kala itu berusia antara 11 dan 16, dan pelatihnya yang berusia 25 tahun berjalan-jalan ke dalam gua usai berlatih sepakbola. Malangnya, hujan deras yang turun kemudian dan air yang merembes masuk ke dalam gua menghalangi jalan mereka untuk keluar. 

Dom baru berusia 13 tahun ketika terjebak di dalam gua itu

Setelah melakukan upaya penyelamatan selama beberapa hari dengan mengerahkan tidak kurang dari 1.000 petugas dari berbagai instansi pemerintah dan swasta hingga masyarakat, anak-anak itu berhasil dibawa keluar satu persatu oleh para penyelam berpengalaman dengan dibius terlebih dahulu oleh dokter yang memeriksa kondisi mereka di dalam gua. Beberapa di antara mereka harus dirawat di rumah sakit selama beberapa pekan karena menderita infeksi paru-paru saat terjebak selama 18 hari di dalam gua panjang yang gelap dan terendam banjir nyaris tanpa perbekalan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DomDuangphet PhromthepinggristhailandTham Luang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baitul Wakaf Jalin Kemitraan Strategis dengan Fundex di ISEF 2023
Tulisan selanjutnya Seorang Wanita Muslim Ditikam Hingga Tewas Saat sedang Duduk di Meja Taman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?