Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Minta Bantuan Swasta Menangani Deportasi Massal dari Pakistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2023 16:13 4:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2023 16:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Taliban meminta sektor swasta Afghanistan untuk membantu orang-orang yang melarikan diri dari upaya deportasi massal di Pakistan.

Pakistan menangkap dan mengusir orang asing yang dianggapnya pendatang ilegal. Kebijakan ini sangat berdampak pada migran Afghanistan karena mereka adalah kelompok orang asing tidak berdokumen terbesar di negara tersebut.

Warga Afghanistan yang diusir secara paksa dari Pakistan menghadapi situasi terburuk dalam hidup mereka, tanpa adanya peluang (untuk kehidupan lebih baik), kata Kementerian Perdagangan Afghanistan.

Afghanistan dilanda berbagai kesulitan, termasuk kekeringan selama bertahun-tahun, ekonomi yang nyaris lumpuh, dan dampak perang selama puluhan tahun. Jutaan orang telah menjadi pengungsi internal, sehingga kepulangan jutaan migran dari Pakistan secara hampir serentak pastinya akan sangat menyulitkan.

“Kementerian mengundang sektor swasta untuk mengambil tindakan guna bencana kemanusiaan besar yang disebabkan oleh migrasi paksa ratusan ribu orang miskin dan dhuafa. Adalah ajaran Islam yang menuntut warga Afghanistan untuk membela saudara senegaranya.”

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Akun media sosial Taliban menunjukkan para pejabat senior di perbatasan Torkham, di Provinsi Nangarhar di bagian timur dekat perbatasan Pakistan, berjabat tangan dengan warga Afghanistan yang kembali ke negara asalnya. Kamp-kamp sementara yang didirikan menyediakan makanan, tempat bernaung, dan layanan kesehatan, menurut otoritas Taliban hari Sabtu (4/11/2023) seperti dilansir Associated Press.

Sebanyak 250.000 warga Afghanistan meninggalkan Pakistan sebelum batas waktu 31 Oktober, tenggat akhir yang diberikan bagi migran untuk meninggalkan Pakistan secara sukarela. Puluhan ribu orang bergerak menuju ke daerah-daerah perbatasan karena takut ditangkap karena petugas keamanan Pakistan melakukan pemeriksaan dari pintu ke pintu untuk mencari para pendatang ilegal alias tidak berdokumen.

Organisasi-organisasi kemanusiaan, yang turun ke daerah perbatasan untuk memberikan bantuan, menggambarkan situasinya sangat kacau.

Sejumlah orang yang kembali ke Afghanistan mengatakan kepada Save the Children bahwa mereka tidak memiliki tempat tinggal, tidak punya uang untuk membeli makanan dan ongkos atau menyewa kendaraan untuk mencapai pintu perbatasan. 

Pada hari Jumat, tokoh senior Taliban kembali mengecam Pakistan atas kebijakan anti-migran mereka. Taliban menyebut kebijakan tersebut kejam dan sepihak. Merka menuntut agar warga Afghanistan diperlakukan dengan hormat dan bermartabat.

Penjabat menteri pertahanan Taliban di Kabul, Muhammad Yaqoob Mujahid, mengeluarkan peringatan kepada Pakistan.

“Pakistan harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya dan menuai apa yang mereka tabur,” katanya. 

“Apa yang terjadi saat ini akan berdampak negatif pada hubungan kedua negara,” tegasnya.

Pakistan mengatakan tidak sedikit warga Afghanistan terlibat dalam aksi serangan bunuh diri di negara tersebut dan menuduh Taliban menyembunyikan militan. Taliban membantah tuduhan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanmigranPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jutaan Massa Aksi Bela Palestina di Monas, Anggota Parlemen Kecam Standar Ganda dan Kemunafikan Barat
Tulisan selanjutnya Sedikitnya 4,4 Juta Orang di 95 Negara Tidak Memiliki Kewarganegaraan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?