Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Setuju Jeda Kemanusiaan selama 4 Jam di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 November 2023 17:27 5:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 November 2023 06:30
Bagikan
Bom zionis 'Israel' yang menghancurkan Kota Gaza (@Time Of Gaza)
Bagikan

Hidayatullah.com—Penjajah ‘Israel’ telah menyetujui untuk melakukan jeda kemanusiaan selama empat jam setiap hari di Gaza utara. Pengumuman disampaikan oleh Rezim Zionis tiga jam sebelum jeda diberlakukan, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby kepada wartawan.

Namun Benyamin Netanyahu mengatakan serangan ke Gaza akan terus dilakukan dan tidak aka nada gencatan senjata sebelum tawanan dibebaskan. “Pertempuran di Gaza terus berlanjut dan tidak akan ada gencatan senjata tanpa pembebasan korban penculikan kami,” ujarnya.

“‘Israel’ menyediakan koridor aman bagi warga sipil yang membentang dari utara ke selatan Jalur Gaza, yang baru saja dilalui 50.000 warga Gaza kemarin,” tambah pernyataan itu.

Netanyahu juga meminta penduduk Jalur Gaza untuk menuju ke selatan, mengulangi pernyataannya beberapa minggu lalu, meskipun serangan ‘Israel’ di Gaza selatan terus dilakukan.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebelumnya hari Kamis, tentara penjajah mengatakan bahwa “tidak ada gencatan senjata di Gaza, melainkan jeda taktis dan lokal yang terbatas.” Tidak ada gencatan senjata, saya ulangi tidak ada gencatan senjata. Yang kami lakukan, penghentian sementara selama 4 jam, adalah untuk bantuan kemanusiaan,” kata juru bicara militer ‘Israel’ Richard Hecht.

Meskipun ada desakan dan seruan internasional untuk gencatan senjata, penjajah terus menolak seruan tersebut. Sementara Gedung Putih mengatakan hari Kamis bahwa ‘Israel’ telah menyetujui jeda kemanusiaan selama empat jam setiap hari di Gaza utara.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan jeda kemanusiaan pertama akan diumumkan pada hari Kamis, mengutip laporan Al Jazeera. “Kami diberitahu oleh ‘Israel’ bahwa tidak akan ada operasi militer ketika serangan itu dihentikan dan prosesnya akan dimulai hari ini (Kamis),” katanya.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan kepada wartawan dia telah meminta ‘Israel’ untuk “jeda lebih dari 3 hari” selama negosiasi untuk membebaskan sandera yang ditahan oleh pejuang Hamas.  Namun Biden menolak kemungkinan gencatan senjata total.

‘Israel’ telah meningkatkan tindakan militernya, termasuk serangan udara, operasi darat, dan pemboman angkatan laut, khususnya di wilayah utara Jalur Gaza, di mana ‘Israel’ melancarkan serangan dengan tank.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, lebih dari 10.328 warga sipil telah terbunuh, termasuk lebih dari 4.400 anak-anak, sejak 7 Oktober ketika konflik dimulai menyusul serangan lintas batas oleh Hamas di ‘Israel’ yang menewaskan lebih dari 1.400 orang.

Penasihat politik pemimpin Hamas Ismail Haniyah, Taher al-Nono mengatakan hari Kamis bahwa negosiasi masih berlanjut tetapi sejauh ini belum ada keputusan akhir yang disepakati.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagencatan senjataisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekelompok Warga “Israel” Curi Barang dari Mereka yang Tewas
Tulisan selanjutnya Amerika Serang Milisi Dukungan Iran di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?