Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Siap Perang Panjang Lawan Zionis, Hamas: “Nafas Kami Lebih Panjang dari Musuh”

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 November 2023 14:04 2:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 November 2023 13:20
Bagikan
Hamas serangan roket
Ismail Haniyah saat menjadi khatib Jumat di Kam Pengungsi Bureij, Jalur Gaza, 5 Juli 2013
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala biro politik Hamas Ismail Haniyah mengatakan pada Kamis (16/11/2013) bahwa Brigade Al-Qassam, sayap militernya di Jalur Gaza siap menghadapi perang panjang dengan tentara Zionis ‘Israel’.

Dalam pidatonya terbaru, Ismail Haniyah memuji ketahanan rakyat Palestina dan koordinasi faksi-faksi perlawanan demi mengalahkan tentara Zionis dan melemahkannya di berbagai bidang.

“Kami sedang melancarkan perang strategis dengan musuh Zionis di mana kami hanya akan menang, dengan izin, dan bantuan Allah. Kami tidak meragukan sedikit pun, dan jika musuh menginginkan perang yang panjang, maka nafas kami lebih panjang dari nafas musuh kita, “ ujar Haniyah dalam pidato yang disiarkan televisi di Saluran Al-Aqsha, Kamis (16/11/2023) malam.

Faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza saat ini sedang melakukan pertempuran terhormat untuk membela Palestina dan kesucian bangsanya tanpa salurannya goyah atau putus asa. Hal ini akan terus berlanjut dengan dukungan dan ketabahan dan ketabahan masyarakat Gaza.

Ia yakin, dengan kesabaran para mujahidin dan rakyat Gaza, serta doa kaum Muslim, perlawanan akan memenangkan hingga tanah Palestina merdeka, terbebasnya Baitul Maqdis yang diberkahi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Insya Allah, dunia akan melihat Brigade Al-Qassam dan faksi-faksi perlawanan di Jalur Gaza, dan bahkan di seluruh tanah Palestina, ketika mereka kalah. Penjajah akan meninggalkan seluruh tanah kita yang diberkahi, Palestina, dan hanya akan menuai lebih banyak kegagalan, kekecewaan, dan kehancuran,” katanya dikutip PIC.

Ia juga menyoroti kemenangan yang dicapai oleh anggota perlawanan di Jalur Gaza dan menambahkan para pahlawan kini sedang menulis halaman kejayaan di Gaza. “Dunia akan menyaksikan Brigade Al-Qassam dan faksi perlawanan mengalahkan penjajahan ‘Israel’ di Gaza, seperti yang mereka lakukan 18 tahun lalu,” katanya.

“Mereka (penjajah) tidak akan menuai apa pun kecuali lebih banyak kegagalan, kekecewaan, dan kekalahan,” tambah dia.

Haniyah juga mengatakan penduduk Gaza dan kelompok perlawanan telah menggagalkan tujuan dan rencana musuh untuk mengungsi atau mengambil kembali sandera secara paksa.

Kesabaran dan Kebangkitan Global

Haniyah juga mengatakan, kesabaran rakyat di Jalur Gaza telah menunjukkan kesabaran, keimanan, ketabahan dan kebanggaan yang telah mengguncang seluruh dunia. Hal ini bahkan menyebabkan kebangkitan global yang belum pernah terjadi sebelumnya, meskipun perjuangan pembebasan Palestina dan Masjidil Aqsha harus dibayar mahal dengan jiwa anak-anak, wanita, orang tua, kemampuan dan harta benda.

Ia juga memuji keberanian masyarakat di Tepi Barat yang terus menantang dan menghadapi penjajahan, menentang pemukim haram, penjajahan militer Zionis, dan kejahatan pembunuhan, penangkapan, penyitaan dan terorisme yang terus berlanjut.

Dia memperingatkan musuh melancarkan perang terhadap rumah sakit di Gaza, melanggar semua norma, perjanjian, dan nilai-nilai kemanusiaan. Teror terbaru adalah serangan brutal, yang sampai kini masih berlangsung di Kompleks Medis RS Al-Shifa, dengan menebar kebohongan-kebohongan yang direkayasa dan ingin dipasarkan ke dunia,  yang terbukti palsu.

 Seruan untuk OKI

Ia juga menyerukan penerapan konkret resolusi-resolusi KTT darurat yang telah dilakukan Organisasi Kerjasam Islam (OKI) yang baru saja diadakan di ibu kota Saudi, Riyadh. Terutama desakan untuk segera menghentikan agresi, mencabut blokade di Gaza, melindungi tempat-tempat suci, dan mewujudkan aspirasi rakyat Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan sebuah komite yang terdiri dari beberapa negara yang bertugas memantau pelaksanaan keputusan yang dikeluarkan oleh KTT tersebut.

Ia menunjukkan bahwa setelah 41 hari agresi biadab yang dilakukan oleh penjajahan dan pembunuhan brutal yang dilakukan, rakyat Gaza dan perlawanan mereka yang gagah telah menggagalkan tujuan dan rencana musuh, meski penjajah telah didukung mati-matian Amerika Serikat (AS).  

“Ilusi akan jatuh bersama mereka, dan dia belum mampu mencapai tujuannya atau memulihkan rahasia kecuali dengan membayar harga yang ditentukan oleh perlawanan,” katanya.

Buka Penyeberangan

Haniyah juga menekankan pentingnya memaksa penjajah untuk menghentikan agresi, membuka penyeberangan dan dengan cepat mengirimkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan Jalur Gaza dan mengakhiri pengepungan untuk selamanya, serta mengakui hak-hak nasional yang sah dari rakyat Palestina untuk merdeka dengan Baitul Maqdis sebagai ibu kotanya.

“Semua ini tanpa batasan atau syarat karena merupakan hak yang melekat pada rakyat kami yang dijamin oleh hukum dan resolusi internasional yang relevan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, masa depan Gaza hanya ada di tangan rakyat Palestina. Bukan ada di tangan musuh atau orang lain.

“Biarkan musuh memutarbalikkan ilusi sesuai keinginannya, dan menaikkan batas atas tujuannya sesuai keinginannya. Semua ini akan dihancurkan, Insya Allah.”

“Saya menegaskan dan mengatakan, agar seluruh dunia dapat mendengarkan kami, bahwa hanya satu-satunya yang berhak menentukan masa depan Jalur Gaza dan seluruh Palestina; rakyat Palestinalah yang mempunyai kehendak bebas dan mandiri,” ujarnya.

Beliau juga memberikan penghormatan kepada masyarakat Arab dan negara Islam, yang interaksi dan gerakannya dalam mendukung rakyat Gaza dalam mendukung perlawanan, baik melalui moral dan finansial.

“Mendukung Gaza dengan uang, senjata, dan jihad harus mengatasi segala rintangan, apapun itu. Tidak ada alasan bagi seseorang untuk duduk diam atau puas dengan sedikit usaha dan kerja dalam Pertempuran Taufan (Banjir) Al-Aqsha, yang merupakan perjuangan seluruh bangsa, dan segala upaya harus bersatu dan bergegas tanpa ragu menuju pilihan yang berani,” ujarnya.

Mengakhiri pesanya, ia mengatakan, rakyat Gaza telah memberikan sebuah model dalam sejarah negara Islam yang belum ada selama lebih dari 100 tahun, yang mampu keluar dari rahim penderitaan dan taring pengepungan.

“Gaza membuka pintu lebar-lebar bagi upaya-upaya strategis dan transformasi di kawasan, telah membuat dan menulis sejarah, serta memberikan pukulan telak terhadap fondasi proyek Zionisme,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelAl-QassamBrigade Al-QassamgazaHAMASHeadlineismail haniyahisraelnafaspalestinaPerang GazaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dai Hidayatullah asal Pekanbaru Tempuh Jalur Malaysia Hadiri Silatnas Hidayatullah 2023
Tulisan selanjutnya Industri Ganja Memakan Korban Pekerja Meninggal karena Serangan Asma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?