Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Malawi akan Kirim 5.000 Pemuda untuk Bekerja di Kibbutz Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2023 10:34 10:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2023 10:34
Bagikan
Sebuah kibbutz di Israel.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Malawi mengumumkan rencana pengiriman 5.000 pemuda untuk bekerja di pertanian-pertanian Israel atau kibbutz, meskipun ada protes terhadap pengiriman 221 pemuda ke sana akhir pekan kemarin.

Menteri Informasi Malawi Moses Kunkuyu dalam program BBC Newsday hari Selasa (28/11/2023) mengatakan 5.000 merupakan target awal yang ingin diwujudkan.

“Orang-orang [Malawi] lainnya sudah berada di sana [kibbutz] selama lebih dari lima tahun dan kami hanya menambah jumlah tersebut,” kata Kunkuyu.

Dia membela program yang dikritik banyak pihak itu dengan mengatakan bahwa itu adalah bagian dari program pemerintah yang sedang berjalan yaitu memberikan pekerjaan kepada kaum muda Malawi baik di dalam maupun di luar negeri.

“Hal ini sudah dilakukan Malawi selama beberapa dekade dan kita telah mengekspor generasi muda ke negara-negara di Afrika dan di luar Afrika,” imbuh Kunkuyu.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Pemimpin oposisi Malawi, Kondwani Nankhumwa, sebelumnya pada hari Senin mengecam pemerintah dalam wawancara dengan BBC Newsday. Dia menuding pemerintah membahayakan keselamatan warga Malawi dengan mengirim mereka bekerja di negara yang sedang berperang.

Akan tetapi Kunkuyu mengatakan bahwa pemerintah Israel menjamin keselamatan warga Malawi dengan mempekerjakan mereka di daerah aman di mana tidak terjadi pertempuran.

Orang-orang Malawi itu akan menjadi pengganti bagi lebih dari 10.000 buruh tani asing yang meninggalkan wilayah pendudukan Zionis Israel disebabkan pertempuran dengan tentara pejuang Palestina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelKibbutzMalawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Komitmen Memutus Mata Rantai Judi Online
Tulisan selanjutnya (VIDEO) Mantan Mata-Mata Zionis Minta ‘Israel’ Menutup Mulut Tahanan yang Dikeluarkan Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?