Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Komisi Pemilu Pakistan Bikin Aturan Menguntungkan Bekas PM Nawaz Sharif

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2023 16:37 4:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2023 15:12
Bagikan
Nawaz Sharif
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Pemilihan Umum Pakistan dituduh membuat sejumlah perubahan ketentuan sehingga menguntungkan bagi bekas perdana menteri Nawaz Sharif agar dapat kembali ke puncak kekuasaan.

Sebanyak 1.300 keberatan telah diajukan di seluruh negeri atas usulan perubahan daerah pemilihan oleh komisi pemilu, termasuk penggabungan distrik Harnai dan Sibi di Balochistan menjadi satu daerah pemilihan, meskipun faktanya keduanya terpisah sejauh 400 km tanpa sambungan jalan raya dan memiliki perbedaan iklim, budaya, dan demografi yang mencolok.

Lebih dari 80% petisi yang masuk menuduh komite delimitasi memihak pada orang, kelompok dan partai tertentu, sehingga semakin meningkatkan keraguan terhadap pemilu yang bebas dan adil.

Proses perubahan batas daerah pemilihan, yang disebut delimitasi, merupakan kelanjutan dari sensus yang belum lama ini dilakukan, yang diwarnai dengan kontroversi, lapor The Guardian Rabu (29/11/2023).

Tidak hanya itu, Komisi Pemilu mengubah waktu pelaksanaan pemungutan suara dari bulan November tahun ini ke bulan Februari tahun depan dengan alasan menunggu hasil sensus. 

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Lawan-lawan politik Nawaz Sharif menuding perubahan waktu itu sengaja dilakukan untuk memberikan waktu baginya pulang dari pengasingan di Inggris dan mempersiapkan diri untuk pencalonannya kembali.

Sharif merupakan kandidat favorit terutama di kalangan militer yang memiliki pengaruh kuat dalam perpolitikan di Pakistan dan sejak lama menjadi “kingmaker” dalam pemilu-pemilu di negara itu.

Partai Nawaz Sharif bernaung, Pakistan Muslim League-Nawaz (PML-N), membantah perlakuan istimewa terhadap dirinya.

Kelompok pemantau Free and Fair Election Network mengajukan keberatan serius atas delimitasi tersebut dan mengatakan bahwa lebih dari seperlima daerah pemilihan yang diusulkan tidak mematuhi peraturan mengenai jumlah pemilih.

Deenar Domki, seorang politisi dari Balochistan, merasa keberatan dengan penggabungan dapil Harnai dan Sibi yang terletak berjauhan sehingga pemilih harus melewati wilayah lima distrik untuk mencapai tempat pemungutan suara (TPS). Domki menuding hal itu dilakukan guna menguntungkan bekas menteri Noor Muhammad Dumar, yang sekarang bergabung dengan partainya Sharif, PML-N. 

Domki menuduh Komisi Pemilu menerima suap dan mengatakan keputusan diambil “di ruang tertutup tanpa informasi tentang geografi, budaya dan demografi daerah pemilihan”, yang dengan demikian sejak dini pemilu yang akan datang sudah dicurangi.

“Dengan tindakan-tindakan seperti itu, tidak akan ada pemilu yang bebas,” ujarnya geram.

Banyak pihak menilai perubahan dapil sengaja dilakukan untuk merugikan Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), partai politik pimpinan Imran Khan yang masih memiliki banyak pendukung.

Michael Kugelman, seorang senior associate untuk bidang Asia Selatan di wadah pemikir Wilson Center yang berbasis di Amerika Serikat, mengatakan bahwa apabila delimitasi tersebut dilanjutkan maka akan menimbulkan kerugian bagi partai-partai yang berlawanan dengan PML-N. Berarti secara langsung pemilu yang akan datang sudah dicurangi sejak dini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Nawaz SharifPakistanpemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya No Smoking di Kawasan Pantai, Taman, Hutan Prancis
Tulisan selanjutnya Pusat Halal Unair dan MES Bali Gelar Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?