Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Berencana Bunuh Petinggi Hamas di Luar Negeri usai Perang Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Desember 2023 12:22 12:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Desember 2023 10:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – “Israel” sedang bersiap untuk meningkatkan operasi pembunuhan terhadap tokoh-tokoh Hamas di seluruh dunia setelah menyelesaikan operasi militernya di Gaza, menurut para pejabat Zionis.

Rencana tersebut, yang akan menyaksikan “Israel” melakukan pembunuhan terhadap para pemimpin tertinggi Hamas yang berbasis di Turki, Qatar, dan Lebanon, kemungkinan besar akan dilakukan setelah selesainya operasi militer di Gaza.

Menurut para pejabat Zionis “Israel” yang berbicara kepada The Wall Street Journal (WSJ), rencana ini diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya, dengan persiapan yang sudah dimulai setelah serangan yang dipimpin Hamas ke “Israel” pada tanggal 7 Oktober.

Salah satu tokoh yang menjadi incaran “Israel” adalah pemimpin senior Hamas, Khalid Misy’al, menurut para pejabat tersebut. Dia sebelumnya pernah selamat dari upaya pembunuhan yang diperintahkan oleh Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu pada tahun 1997.

Kala itu, agen “Israel” berupaya membunuh Khalid Misy’al dengan meracuninya. Namun, almarhum Raja Yordania Hussein turun tangan dengan mendapatkan penangkal racun turunan fentanil dan menyelamatkannya. Pendiri Hamas, Ahmed Yassin, juga dibebaskan oleh Israel sebagai bagian dari negosiasi.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Khalid Misy’al saat ini berada di Qatar bersama dengan Kepala Politik Hamas Ismail Haniyah, meskipun sumber-sumber WSJ mengatakan bahwa Tel Aviv memiliki keraguan untuk melakukan operasi pembunuhan di Qatar, karena negara ini adalah mediator utama untuk pembebasan lebih dari 200 tawanan “Israel” yang ditahan di Gaza.

Para pejabat menambahkan bahwa mengamankan pembebasan para sandera merupakan bagian dari alasan mengapa “Israel” belum meluncurkan kampanye pembunuhan, terutama karena operasi tersebut secara diplomatik kontroversial.

Sebelumnya, Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah mengatakan kepada Mossad, badan intelijen luar negeri Israel, “untuk memburu para pemimpin Hamas di mana pun mereka berada”.

Rencana terbaru Zionis ini muncul ketika penjajah melanjutkan operasi daratnya di Gaza, yang bertujuan untuk membunuh para pemimpin utama Hamas di daerah kantong Palestina tersebut, termasuk di antaranya Yahya Sinwar, Mohammed Deif, dan Marwan Issa.

Operasi “Israel” sejauh ini gagal membunuh para petinggi militer Hamas, yang kini diklaim “Israel” berada di Gaza selatan. Serangan dan invasi tentara Zionis ke kompleks medis terbesar di Gaza – rumah sakit al-Shifa – juga gagal memberikan keuntungan militer yang signifikan bagi “Israel”, meskipun mereka mengklaim bahwa rumah sakit tersebut adalah pusat komando utama Hamas.

Para pejabat “Israel” berbicara kepada Financial Times, mengklaim berhasil membunuh 50 komandan tingkat menengah telah sejak 7 Oktober.

Anggota Hamas paling senior yang telah dibunuh oleh “Israel” adalah Abu Anas al-Ghandour, yang memimpin Brigade Izzuddin al-Qassam di Gaza utara.

Demikian juga, Ayman Nofal, yang merupakan anggota Dewan Militer Umum Hamas dan komandan Brigade Pusat Brigade al-Qassam, juga terbunuh.

Kematian kedua komandan tersebut telah dikonfirmasi oleh Hamas, meskipun banyak komandan lainnya yang diklaim oleh Israel saat ini belum diumumkan.

Penempatan pimpinan senior Hamas di Gaza selatan telah mendorong “Israel” untuk mengincar Gaza selatan, yang saat ini dihuni oleh lebih dari 2 juta orang setelah invasi “Israel” ke Gaza utara yang memaksa eksodus lebih dari 1 juta orang ke daerah tersebut.

Pengepungan, pengeboman, dan invasi darat Israel ke Gaza telah menyebabkan 15.027 warga Palestina yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dengan 40.000 lainnya terluka, menurut pihak berwenang di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamHAMASHeadlineisraelpalestinaPetinggi HamasZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Ancam Bunuh Petinggi Hamas, Begini Respon Keras Intelijen Turki
Tulisan selanjutnya Majelis Mudzakarah Al-Quran Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?