Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mantan Presiden Mauritania Mohamed Ould Abdel Aziz Masuk Bui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2023 21:39 9:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2023 21:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Mauritania memenjarakan mantan presiden Mohamed Ould Abdel Aziz selama lima tahun karena korupsi.

Pengadilan menyatakan Aziz bersalah dalam dakwaan pencucian uang dan penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya dirinya sendiri, tetapi dibebaskan dari sejumlah dakwaan lain.

Pengadilan juga memerintahkan penyitaan atas aset-asetnya yang diperoleh dengan cara tidak benar.

Aziz, 66, terpilih sebagai presiden pada 2009 aetelah menggulingkan Presiden President Sidi Ould Cheikh Abdallahi lewat kudeta, dan memerintah negara itu sampai 2019.

Sejak bulan Januari, Aziz disidang di ibukota Nouakchott bersama 10 orang-orang terkemuka lain, termasuk dua bekas perdana menteri dan beberapa mantan menteri yang bertugas di pemerintahannya.

Baca Juga

Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Mereka dikenai tuduhan beragam, termasuk penyalahgunaan wewenang, pencucian uang, memperkaya diri dengan cara tidak sah dan memanfaatkan pengaruh yang dimilikinya secara tidak patut.

Pengadilan khusus korupsi itu juga menjatuhkan beberapa orang terdakwa pada hari Senin (4/12/2023), dengan hukuman yang lebih ringan dibandingkan Aziz, sementara kedua mantan perdana menteri tersebut dan dua bekas menteri dibebaskan.

Selama proses persidangan Aziz selalu menyatakan dirinya tidak bersalah, menuding dakwaan atas dirinya bermotif politik.

Salah satu pengacara Aziz, Mohameden Ould Icheddou, mengamini pernyataan kliennya.

Tim pngacara Aziz mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Konon, Aziz melipatgandakan kekayaannya selama satu dekade berkuasa.

Hubungannya dengan penggantinya, presiden Malawi saat ini Mohamed Ould Ghazouani, memburuk. Padahal keduanya dulu merupakan sekutu politik yang sangat dekat, lapor AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mauritania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kompak! Serikat Pekerja Denmark Dukung Aksi Mogok Karyawan Tesla Swedia
Tulisan selanjutnya Kalah Strategi, Israel Pertimbangkan Banjiri Terowongan Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Berita
11 Juni 2026 11:24
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

13 Juni 2026 09:49
Berita

Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

12 Juni 2026 21:48
Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

12 Juni 2026 21:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?